Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Negara Eropa Hapus Pembatasan Covid-19, Tak Perlu Isoman dan Bukti Vaksin

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Februari 2022 15:11 3:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Februari 2022 15:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejumlah negara di Eropa mulai menerima kenyataan bahwa masyarakat mau tidak mau harus hidup bersama dengan Covid-19, penyakit baru yang disebabkan oleh coronavirus. Setelah dua tahun lebih hidup dengan berbagai pembatasan, pemerintah di negara-negara Eropa melonggarkan banyak aturan Covid-19 atau bahkan menghapusnya sama sekali.

Di Inggris, warga yang dinyatakan positif Covid-19 masih dianjurkan untuk tinggal di rumah setidaknya selama lima hari, tetapi tidak lagi diwajibkan mengisolasi diri. Pelacakan rutin terhadap orang yang kontak dengan penderita Covid-19 juga ditiadakan.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson hari Senin (21/2/2022) mengatakan bahwa Inggris beralih dari “pembatasan légal je tanggung jawab pribadi” dan pemerintah sedang menyusun strategi untuk “hidup bersama COVID” dalam jangka panjang.

Wilayah England sudah menghapus sebagian besar pembatasan sejak bulan Januari, setelah tingkat keterisian rumah sakit menurun pada bulan Desember 2021.

Wilayah Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara, yang mengatur kebijakan kesehatannya sendiri, juga mulai melonggarkan banyak aturan meskipun dengan kecepatan yang berbeda.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejumlah negara Eropa lain, termasuk Denmark dan Swedia, juga belum lama ini mencabut berbagai pembatasan Covid-19, lansir Euronews Kamis (24/2/2022).

Di Italia, Perdana Menteri Mario Draghi telah mengumumkan bahwa negara itu akan mencabut keadaan darurat Covid-19 pada 31 Maret.

Status darurat diberlakukan sejak awal pandemi coronavirus pada tahun 2020 ketika Italia menjadi pusat infeksi di Eropa.

Tujuannya adalah untuk “membuka kembali segalanya secepat mungkin” setelah lebih dari dua tahun, kata Draghi dalam pidatonya pada hari Rabu (23/2/2022).

Dengan pengumuman itu berarti sebagian besar pembatasan anti-virus Italia akan dicabut secara bertahap mulai 1 April.

Warga tidak lagi harus dikarantina jika mereka kontak dengan pasien yang terinfeksi, sementara masker tidak wajib dipakai di sekolah. Kewajiban untuk menunjukkan “kartu hijau” (sudah vaksin) untuk menghadiri acara di luar ruangan juga akan dihapus.

Islandia, Polandia, dan Slovakia juga mengambil kebijakan serupa.

Pemerintah Islandia telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan mencabut semua pembatasan pada hari Kamis (24/2/2022) meskipun jumlah infeksi masih tinggi.

“Kita kembali ke kehidupan normal meskipun virus masih bersama kita,” kata Perdana Menteri Katrín Jakobsdóttir setelah pertemuan pemerintah di Reykjavik.

Hari Kamis, kurun 24 jam terakhir negara itu masih mencata pertambahan kasus infeksi coronavirus sebanyak 2.885, dan Jakobsdóttir tidak mengesampingkan kemungkinan penerapan kembali pembatasan jika diperlukan.

Anggota Uni Eropa Polandia mengumumkan akan mencabut sebagian besar pembatasan Covid-19 pada akhir bulan ini.

Terhitung 1 Merat tidak ada pembatasan jumalh orang di dalam restoran dan bioskop, meskipun warga diminta tetap mengenakan masker dan menjaga jarak.

Kelab malam juga akan dibuka, dan jumlah pengguna transportasi publik, pengunjung pusat perbelanjaan serta tempat olahraga tidak dibatasi.

Menteri Kesehatan Adam Niedzielski mengatakan pemerintah Polandia akan memutuskan dalam beberapa pekan mendatang apakah kewajiban mengenakan masker akan dihapus.

Slovakia juga akan mencabut sebagian besar pembatasan Covid-19 bulan depan, menurut rencana yang disetujui oleh pemerintah pada hari Rabu.

Fase pertama dari langkah-langkah pelonggaran untuk warga yang tidak divaksinasi akan dimulai pada hari Sabtu, kemudian fase kedua akan mengakhiri pembatasan jumlah kerumunan dan jam buka tempat usaha pada 26 Maret.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EropaPembatasan Covid-19
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya iblis Hakekat dan Asal Usul Iblis  
Tulisan selanjutnya Maskapai Inggris Dilarang Mendarat dan Melintasi Wilayah Rusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?