Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Negara Anggota Setuju Ubah Mekanisme Pendanaan WHO

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Mei 2022 08:05 8:05 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Mei 2022 08:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Mengambil pelajaran dari pandemi Covid-19, negara-negara anggota setuju untuk mengubah pendanaan World Health Organization.

Hari Selasa (24/5/2022) disepakati badan kesehatan dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa itu akan diberi kebebasan lebih longgar untuk menggunakan dana pada program-program yang menjadi prioritasnya. Dengan harapan WHO akan lebih kuat dan gesit saat merespons krisis kesehatan global.

Perubahan itu akan memberi WHO aliran pendapatan yang lebih stabil dan kontrol atas porsi yang jauh lebih besar dari dana yang mengalir melalui kantor pusatnya di Jenewa.

“Ini adalah momen bersejarah,” kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam World Health Assembly, pertemuan tahunan negara-negara anggota yang berfungsi sebagai badan pembuat keputusan organisasi itu.

“Ini akan memberi kami platform pendanaan yang dapat diprediksi dan berkelanjutan untuk melaksanakan program jangka panjang di berbagai negara,” kata Tedros, yang hari Selasa terpilih kembali untuk memimpin WHO, seperti dikutip AFP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Pandemi [Covid-19] tidak hanya menunjukkan mengapa dunia membutuhkan WHO, tetapi juga mengapa dunia membutuhkan WHO yang lebih kuat, berdaya, dan dibiayai secara berkelanjutan,” kata Tedros kepada World Health Assembly.

Negara-negara anggota, terdiri dari 194 negara dan organisasi nonpemerintah, saat ini menyalurkan sebagian besar uang mereka ke dalam proyek-proyek kesehatan jangka pendek yang mereka pilih sendiri, yang dapat berfluktuasi.

Biaya keanggotaan itu dihitung menurut assessed contribution, perbandingan kekayaan dan populasi negara bersangkutan. Jumlah totalnya kurang dari seperlima pendanaan WHO.

Kontribusi biaya keanggotaan kontribusi terbesar saat ini berasal dari Amerika Serikat ($219 juta), Cina ($115 juta), Jepang ($82 juta), Jerman ($58 juta) dan Inggris ($44 juta).

Sebagian besar pendanaan saat ini datang melalui “kontribusi sukarela” dari negara-negara anggota dan donor, yang ditujukan untuk program-program yang ditentukan oleh mereka sendiri. Oleh karena itu, WHO memiliki keterbatasan ketika menanggapi krisis seperti Covid-19, perang di Ukraina, dan keadaan darurat kesehatan lainnya.

Sekarang, anggota WHO akan memberikan separuh kontribusinya langsung sebagai iuran keanggotaan, sehingga organisasi itu memiliki fleksibilitas lebih baik. Porsi iuran keanggotaan akan naik menjadi 50 persen paling lambat pada siklus anggaran 2030-2031.

Sebagai imbal-baliknya, WHO diharapkan untuk melakukan reformasi, termasuk menuju transparansi yang lebih besar dalam hal pembiayaan dan perekrutannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JenewaKesehatanpandemiPendanaanPerserikatan Bangsa-BangsaWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMH – Hidayatullah Berau Resmikan Rumah Quran Pertama di Pulau Derawan
Tulisan selanjutnya BNPT Radikalisme Menurun BNPT Klaim Kantongi Data Kelompok Radikal di Kalangan Kampus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?