Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Zambia Akan Hapus UU Penghinaan Kepala Negara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 September 2022 09:32 9:32 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 September 2022 09:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Zambi Hakainde Hichilema mengatakan kepada BBC bahwa dia akan mengupayakan penghapusan undang-undang kontroversial yang mempidanakan penghinaan terhadap kepala negara (presiden).

Hal itu diungkapkan menyusul protes dari kelompok-kelompok peduli HAM yang mengatakan belasan orang, termasuk aktivis dari kubu oposisi, ditangkap dan didakwa melanggar UU itu di tahun pertama Hichilema menjabat presiden.

Saat dilantik sebagai presiden tahun lalu, Hichilema berjanji akan membuka lembaran baru pemerintahan. Beberapa keberhasilannya antara lain memangkas inflasi, mendapatkan dana talangan IMF miliaran dolar untuk negaranya, menurunkan pajak dan menggratiskan biaya pendidikan, lansir BBC Kamis (22/9/2022).

Namun, para pengkritik mengatakan Hichilema masih lambat dalam urusan penghapusan undang-undang penghinaan presiden yang merupakan peninggalan era kolonial yang kerap dipakai untuk membungkam oposisi.dan pengkritik pemerintah.

Hichilema mengatakan kepada BBC bahwa undang-undang itu akan dicabut, tetapi sampai saat itu tiba peraturan tersebut masih berlaku.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ada tata aturannya di sana. Hal pertama di antara hal-hal penting yang kami katakan akan kami lakukan, yaitu memulihkan supremasi hukum. Undang-undang tersebut adalah salah satu yang telah kami pilih yang harus direformasi dan sekarang sedang melalui proses hukum. Selama belum diubah, aturan itu masih undang-undang dan itu akan tetap berlaku,” katanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HichilemapenghinaanpidanapresidenZambia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PA 212 Kembali Gelar Demo BBM, Ngabalin Siap Terima di Istana
Tulisan selanjutnya Organisasi Muslim India Tuding Memiliki Hubungan Teror, India Grebek Kantor Organisasi Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?