Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Banyak Fraksi Ingin Pertahankan Tap Komunis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Agustus 2003 09:22 9:22 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Agustus 2003 09:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Fraksi-fraksi di Komisi B Sidang Tahunan (ST) MPR 2003 cenderung ingin mempertahankan Tap MPR mengenai larangan ajaran komunis dan rehabilitasi nama baik presiden pertama Indonesia Soekarno. Dalam pengantar musyawarah di Komisi B, mayoritas fraksi cenderung menginginkan Tap MPRS No XXXIII/MPRS/1997 mengenai Pencabutan Kekuasaan Negara dari Presiden Soekarno dan Tap MPRS No XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran PKI dan Larangan Ajaran Komunisme, Marxisme dan Leninisme tetap dipertahankan. Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP), misalnya, menilai Tap MPRS Nomor XXXIII/MPRS/ 1967 tidak perlu dicabut. “MPR tidak perlu mencabut Tap MPRS ini karena soal rehabilitasi nama baik merupakan kewenangan pejabat presiden, bukan MPR,” kata juru bicara FPPP Jamaluddin Yusuf. Senada dengan itu, Fraksi Partai Golkar (FPG) juga berkeberatan oleh rencana pencabutan Tap MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang PKI dan larangan penyebaran ajaran komunis. “Gerakan komunisme telah menimbulkan luka sejarah bagi bangsa Indonesia,” kata juru bicara FPG Darius Iskak. Ajaran komunisme, bagi FPG, tidak sesuai – bahkan bertentangan – dengan ideologi Pancasila. “Karena itu, FPG menghendaki agar Tap MPR yang mengatur tentang masalah ini tetap dipertahankan untuk berlaku terus,” kata Darius. Sebelumnya, Ketua Fraksi TNI/Polri MPR Slamet Supriyadi menilai Tap MPRS yang terkait dengan sejarah bangsa Indonesia tidak perlu dikenai tindakan hukum lebih lanjut karena umumnya bersifat einmalig atau sudah selesai dilaksanakan. Dia juga menguraikan, ada tiga Tap MPRS yang tidak perlu dikenai tindakan hukum lebih lanjut ini. Ketiganya adalah Tap MPRS No IX/MPRS/1966 tentang Surat Perintah Presiden (Supersemar), Tap MPRS No XXXIII/MPRS/1967, Tap MPRS No XLIII/MPRS/1968 tentang Penjelasan Tap MPRS No IX/MPRS/1966. “Kami tegaskan bahwa ketiga Tap MPRS itu mestinya dimasukkan ke Pasal 8 Rancangan Ketetapan MPR yang dibahas di Komisi B karena sudah einmalig atau final dan sudah dilaksanakan,” kata Slamet. Slamet kembali menekankan bahwa bagaimanapun tidak mungkin MPR sekarang membatalkan soal-soal yang menjadi sejarah bangsa Indonesia. Dia mencontohkan Tap MPRS No XLIII/ MPRS/ 1968 tentang Penjelasan Tap MPRS No IX/MPRS/ 1966 yang memiliki hubungan mandat antara Presiden Soekarno kepada Soeharto. Beberapa hari lalu, menjelang dimulainya Sidang Umum MPR tahun 2003, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (F-PDI) berupaya keras meminta MPR mencabut Tap MPRS tentang komunisme yang isinya terkait dengan citra politik mantan Presiden Soekarno. Empat Tap MPRS yang diusulkan F-PDIP dicabut dengan ketentuan masing-masing adalah: Tap MPRS No IX/MPRS/1966 tentang Surat Perintah Presiden/Panglima Tertinggi ABRI/Pemimpin Besar Revolusi/Mandataris MPRS RI, Tap MPRS No XXXIII/MPRS/1967 tentang Pencabutan Kekuasaan Pemerintahan Negara dari Presiden Soekarno, Tap MPRS No XLIII/MPRS/1968 tentang Penjelasan Tap MPRS No IX/MPRS/1966, dan Tap MPRS No XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI), Pernyataan sebagai Organisasi Terlarang di Seluruh Wilayah Negara RI bagi PKI dan Larangan Setiap Kegiatan untuk Menyebarkan atau Mengembangkan Paham atau Ajaran Komunis/Maxisme-Leninisme. Satu-satunya fraksi yang menghendaki Tap No XXIX/MPRS/1966 ini dicabut dengan ketentuan masing-masing adalah Fraksi Utusan Golongan, sedangkan F-Reformasi, dan F-Bulan Bintang menyarankan agar tap tersebut dikategorikan sebagai tap yang einmalig (final). Anggota F-PDIP yang turut membahas rancangan pengategorian 139 Tap- tap MPRS/MPR itu, Permadi, mengatakan fraksinya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengembalikan citra Bung Karno. (sk/mi/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Brigade Syuhada Akan Terus Serang Israel
Tulisan selanjutnya Israel Turut Hasut AS Benci Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?