Hidayatullah.com—Menteri Kominfo, Tifatul Sembiring meminta agar broadband economy dalam meraih keuntungan dari bisnis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) tidak mengorbankan moral dan akhlak bangsa.
“Jangan sampai nilai dan karakter bangsa jatuh gara-gara broadband economy, hanya berorientasi pada bisnis semata dan tidak mengindahkan moralitas,” ujar Tiftatul saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Kementerian Kominfo di Jakarta, Senin (25/10).
Lebih jelas, Menteri dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menuturkan, kultur bangsa Indonesia berbasiskan agama, jangan sampai kultur baik itu sekejap hancur gara-gara dirusak teknologi. Sebab, menjaga moralitas bangsa adalah tanggung jawab bersama, tidak saja pemerintah.
Di Indonesia sendiri, ujar Tifatul, TIK belum digunakan secara produktif. Internet masih digunakan sebatas e-mail, chating, sosial media, dan game online. Alat tersebut belum banyak digunakan untuk riset, bisnis, pemasaran, dan berbagai hal produktif lainnya. Contohnya, untuk jejaring sosial facebook, Indonesia menempati posisi kedua setelah AS. [ans/hidayatullah.com]