Hidayatullah.com–Amerika Serikat (AS) menyangkal pernyataan Ustadz Abubakar Ba’syir yang mengatakan AS telah merekayasa persidangan dirinya. Demikian jawaban Asisten Atase Pers Kedutaan Besar Amerika Serikat Jakarta, Corina R. Sanders, kepada hidayatullah.com, (22/2),kemarin.
Corina mengatakan, pihaknya tidak mau ikut campur soal tuntuntan maksimal – hukuman seumur hidup sampai hukuman mati – yang didakwakan kepada Ust. Abu. “Tuntutan itu kewenangan bagi pengadilan Indonesia untuk memutuskannya berdasarkan hukum,” katanya.
Meski demikian ia tak menampik mengatakan ada kerja sama dengan Detasemen Khusus 88 anti-teror. Bahkan dia mengatakan, Pemerintah AS juga bekerjasama dengan banyak institusi Indonesia lainnya. Seperti Komisi Pemberantasan Korupsi, kepolisian, berbagai institusi pendidikan Islam, pers, dan lainnya.
Corina menolak berkomentar soal aksi Densus 88 yang kerap menembak mati tersangka kasus terorisme. “Silahkan anda tanya sendiri kepada pemerintah Indonesia. AS memiliki pengalaman yang panjang dan konsisten dalam mendukung hak asasi manusia,” katanya. *