Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kabinet Baru Mesir Masih Beraroma Mubarak

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 23 Februari 2011 07:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Beberapa pos menteri yang penting seperti menteri pertahanan, luar negeri, keuangan dan kehakiman tidak ada perubahan dalam pergantian kabinet Mesir pasca tergulingnya Hosni Mubarak, sebagaimana dapat dilihat pada upacara pengambilan sumpah hari Selasa (22/2) kemarin.

Dari dua belas menteri yang diganti, termasuk di antaranya adalah menteri perminyakan, kebudayaan, kesehatan serta perdagangan. Sebuah posisi baru wakil perdana menteri juga dibentuk.

Muhammad Hussein Tantawi, jenderal besar yang telah menjabat menteri pertahanan selama 20 tahun, memperbaharui sumpah jabatannya.

Menurut Ikhwanul Muslimin, susuan kabinet baru itu menunjukkan bahwa kroni Mubarak masih bercokol.

“Kabinet baru ini merupakan sebuah ilusi,” kata anggota senior Ikhwan, Essam el-Erian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Pura-puranya memasukkan oposisi yang sebenarnya, padahal sebenarnya pemerintahan baru ini menempatkan Mesir dibawah pengawasan Barat,” imbuhnya.

“Kementerian utama pertahanan, kehakiman, dalam negeri, dan luar negeri tetap tidak berubah, menunjukkan politik Mesir tetap berada di tangan Mubarak dan kroni-kroninya,” kata Erian.

Mubarak sempat mengganti beberapa posisi menteri tak lama setelah protes massa menuntutnya mundur pada 25 Januari, guna meredam emosi rakyat.

Tapi pergantian itu tidak memuaskan rakyat, yang menuntut agar presiden beserta kaki tangannya mundur.

Dalam susunan kabinet yang terakhir, beberapa tokoh oposisinya dimasukkan, seperti Yehia al-Jamal sebagai wakil perdana menteri, Munir Abdul Nur dari Partai Wafd sebagai menteri pariwisata dan Gawdat Abdul-Khaliq dari Tagammu sebagai menteri sosial.

Partai Wafd dan Tagammu selama ini dikenal dekat dengan pemerintahan Mubarak.

Bagi pusat serikat dagang dan pekerja Mesir, penunjukan Ismail Ibrahim Fahmy sebagai menteri tenaga kerja yang baru mengisyaratkan bahwa pemerintah masih ingin mengkooptasi serikat pekerja.

Sementara itu para aktivis demonstrasi di dunia maya, hari Selasa menuntut agar wajah-wajah lama disingkirkan dari jajaran pemerintahan.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Habib Rizieq Syihab: Hentikan Kekerasan Terhadap Islam!
Tulisan selanjutnya AS Bantah Rekayasa Persidangan Abubakar Baasyir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?