Hidayatullah.com–Liga Arab memutuskan untuk memberhentikan keikutsertaan delegasi Libya dalam pertemuan Liga Arab dan seluruh lembaga-lembaganya. Keputusan ini dikeluarkan sabagai protes terhadap tindak kekerasan oleh pemerintah terhadap demonstran yang terjadi di Libya.
Perwakilan Iraq, Qays al-Azzawi mengatakan bahwa pertemuan Liga Arab tersebut membahas beberapa poin penting, terutama mengenai kekerasa terhadap demonstran yang terjadi di Libya.
Liga Arab meminta agar segala bentuk kekerasan terhadap demonstran di Libya segera dihentikan dan beralih kepada dialog nasional guna menanggapi tuntutan rakyat, serta menghormati hak-hak rakyat untuk bebas berekspresi.
Liga Arab juga meminta agar embargo terhadap media yang dilakukan oleh pemerintah Libya segera dicabut.
Selain itu, Liga Arab juga membantah tuduhan Libya yang mengatakan bahwa negara-negara Arab turut berpartisipasi dalam aksi kekerasan di Libya.*