Hidayatullah.com–Institut Agama Islam Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat, akan membangun laboratorium Al-Quran, sebagai tempat pengkajian berbagai ilmu pengetahuan yang terkandung dalam kitab suci tersebut.
“Kenapa kami sangat berkeinginan agar di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mayoritas penduduknya muslim memiliki laboratorium Al-Quran, karena Al-Quran merupakan sumber ilmu pengetahuan,” kata Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram, Dr H Nashudin, di Mataram, kemarin.
Ia mengatakan, pembangunan laboratorium tersebut rencananya akan dilaksanakan ada 2012 dan saat ini masih dalam proses desain bentuk fisik bangunannya.
Desain bangunan dan jenis peralatan yang dibutuhkan untuk kelancaran operasional laboratorium sudah dikonsultaskan dengan konsultan dan dengan pakar ilmu Al-Quran, Prof Dr M Quraish Shihab.
Nashudin mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti berapa dana yang akan dihabiskan untuk pembangunan laboratorium al-Quran tersebut karena masih dalam proses perencanaan.
“Kami belum bisa memperkirakan berapa anggaran yang akan dihabiskan. Tapi yang jelas, Islamic Development Bank (IDB) merestui rencana itu dan akan memberikan bantuan dana,” ujarnya.
Laboratorium yang akan dibangun di lahan kampus IAIN baru di Kelurahan Jempong, Kota Mataram, juga diharapkan bisa menjadi salah satu objek wisata religius di Kota Mataram.
Para tuan guru atau tokoh agama, para pelajar dan mahasiswa dari berbagai pelosok di Indonesia, khususnya di NTB, bisa memanfaatkan keberadaan laboaratorium al-Quran untuk melakukan kajian tentang ilmu-ilmu yang terkandung di dalam kitab suci tersebut, sehingga hasilnya bisa disebarluaskan untuk kemaslahatan umat.
Operasional laboratorium al-Quran tersebut nantinya akan digandeng dengan kegiatan yang dilakukan oleh para mahasiswa dan dosen yang tergabung dalam Ma’had Al Jamaah yang merupakan kumpulan orang-orang yang mengkaji dan mendalami ilmu al-Quran.
Nashudin mengatakan, pembangunan laboratorium tersebut sebagai salah satu terobosan dalam mensinergikan program IAIN Mataram dengan program pendidikan dan keagamaan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi NTB.
“Apa yang kami perbuat ini juga sebagai upaya membantu pemerintah dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia NTB yang beriman dan berdaya saing (bersaing). Apalagi Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi juga pakar ilmu tafsir Al-Quran,” katanya.*