Hidayatullah.com – Salah satu program tahunan terbesar komunitas Tangan Di Atas (TDA) kembali digelar sejak September hingga Desember 2015 nanti.
Melalui kegiatan ini, TDA ingin meningkatkan jumlah pengusaha di Indonesia.
“Tujuan program TDA secara keseluruhan untuk menjadikan TDA sebagai rumah bersama dalam membangun skala bisnis. Yang belum punya bisa memulai, yang mikro tumbuh jadi kecil, menengah, besar bahkan sampai IPO,” ujar Mustofa Romdloni, Presiden TDA 4.0 kepada hidayatullah.com saat menghadiri Pesta Wirausaha Surabaya di GOR Giri Loka, UPN, Ahad, (22/11/2015).
Mustofa menambahkan, program pesta wirausaha ini juga sebagai belajar, membangun jaringan, serta pemasaran produk-produk UKM member TDA dan umum.
“Sekaligus sebagai ajang memperkenalkan TDA kepada masyarakat luas” tambahnya.
Menurut penulis buku ‘Sederhana Tapi Dahsyat’ ini, TDA berorientasi kepada 3 hal strategi implementasi untuk menumbuhkan seseorang menjadi pengusaha. Yakni, Lesson, Action dan Recognition.
“Lesson bagaimana kita memberikan pembelajaran seperti seminar, workshop, mentoring dan sebagainya. Lalu member TDA didorong untuk terus action membangun bisnisnya,” jelasnya.
“Serta kami juga berupaya untuk mendorong semangat pengusaha dengan memberi penghargaan atas prestasi-prestasi yang sudah diraih,” tambah Mustofa.
Kegiatan pesta wirausaha Surabaya sendiri, dihadiri oleh Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya), dan para pengusaha seperti Rendy Saputra (CEO Keke Busana), Ahmad Zaky (CEO & Founder Bukalapak.com), dan pembicara lainnya.*