Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pimpinan DPR: Kapasitas Pemimpin Sangat Penting dalam Sebuah Negara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 November 2016 13:32 1:32 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 November 2016 05:00
Bagikan
Gedung MPR/DPR/DPD RI di Senayan, Jakarta.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kapasitas seorang pemimpin sangat penting dalam keberlangsungan pemerintahan sebuah negara.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah pada acara Malam Keprihatinan di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat malam Sabtu (12/11/2016).

“Kita ini sangat tergantung dari kapasitas kepemimpinan. Alangkah celakanya kita kalau kita punya pemimpin yang tidak memiliki kapasitas yang memadai,” katanya.

Fahri: Penuduh ‘Dana Aksi 411 Hasil Korupsi’ Masih Pakai ‘Frame’ Orde Baru

Ia mengatakan, pemimpin yang terpilih terkadang tidak memiliki kapasitas yang besar. Sehingga mudah dikendalikan oleh penguasa kapital.

“Kadang-kadang pemimpin yang terpilih itu bukanlah yang besar kapasitasnya, tapi dia naik seperti harga pasar,” katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sehingga yang mengambil keuntungan adalah kelompok yang ada kendali kepada kapital,” lanjut Fahri.

Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan, keikutsertaannya dalam Aksi Bela Islam II, Jumat (04/11/2016) pekan lalu, adalah bentuk dari parlemen jalanan.

“Setiap perasaan yang tidak nyaman harus diungkapkan. Itulah sebabnya, meskipun saya punya mik resmi yang saya sebut sebagai parlemen ruangan, saya mesti harus berada dalam parlemen jalanan,” ungkap Fahri.

Kepemimpinan Jokowi Disoroti

Belakangan ini, kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) disoroti publik terkait sikapnya yang tidak menemui para ulama, habaib, dan kiai pada Aksi Bela Islam II. Mereka adalah perwakilan jutaan rakyat pada aksi itu.

Sabtu (05/11/2016) usai aksi itu, Jokowi mengeluarkan pernyataan antara lain menuding ada aktor politik di balik aksi tersebut.

Kasus Ahok, Pemuda Al-Azhar Berharap Presiden Memberi Contoh Kenegarawanan

Organisasi kepemudaan Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/11/2016), meminta Presiden Jokowi dan para elit politik tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang tendensius dan menyulut ketegangan politik.

“Pemuda Al-Azhar mengharapkan keteladanan kenegarawanan Bapak sekalian yang bisa dijadikan keteladanan oleh kami sebagai generasi penerus,” ungkap Pemuda Al-Azhar.* Ali Muhtadin

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahokahok menghina alquranAksi Bela Islam IIAksi Damai 411bangsaBasuki Tjahaja Purnamafahri hamzahJokowinegarawanpemimpinPimpinan DPRpolitisiPresiden Joko WidodoWakil Ketua DPR RI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sikap Ade Armando Menantang Mubahalah Dinilai Ketua PP Muhammadiyah tak Paham Agama
Tulisan selanjutnya Pantai Gading Larang Minuman Beralkohol Dalam Bungkus Plastik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?