Hidayatullah.com– Direktur Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid, menyatakan, dalam waktu dekat Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan menggelar sidang terkait kekerasan terhadap etnis Rohingya oleh militer Myanmar.
“Dalam pertemuan itu akan menghadirkan fact finding mission (tim pencari fakta) untuk Myanmar,” katanya di Kantor Amnesty Internasional Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/09/2017).
Oleh sebab itu, Amnesty Internasional berharap agar Dewan HAM PBB menerbitkan resolusi yang kuat. “Untuk bisa mengatasi krisis pelanggaran di negara bagian Rakhine,” lanjutnya.
Hamid menilai bahwa sidang tersebut merupakan satu kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia internasional juga pemerintah Indonesia terkait situasi krisis di Rakhine.
Dan juga, katanya, untuk menunjukkan pentingnya kerja sama bantuan pemerintahan dari berbagai negara dan PBB.
“Untuk mengatasi krisis ini dan mencarikan jalan keluar,” tandasnya.* Ali Muhtadin