Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mardani: Pemukulan Ratna Sarumpaet Kekerasan ala PKI

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 3 Oktober 2018 12:20 12:20 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 3 Oktober 2018 06:20
Bagikan
Prabowo Subianto dan Ratna Sarumpaet (kanan).
Bagikan

Hidayatullah.com– Mardani Ali Sera, Wakil Ketua Komisi II DPR, mengecam terhadap pemukulan tokoh perempuan sekaligus aktivis Ratna Sarumpaet.

Ia menganggap kejadian itu kekerasan gaya Partai Komunis Indonesia (PKI) dulu.

“Saya mengutuk sekaligus mengecam pemukulan ibu Ratna Sarumpaet, siapapun dan kelompok apapun yang melakukan, telah melakukan persekongkolan yang sangat dahsyat. Mirip gaya PKI!” kata Mardani di Kompleks Senayan, Jakarta, dalam siaran persnya kepada hidayatullah.com, Rabu (03/10/2018).

Politisi PKS itu juga menganggap kemerdekaan berkumpul, berserikat dan menyatakan pendapat sudah mati saat ini.
“Padahal itu merupakan hak konstitusional yang terangkum dalam UUD 45,” ujarnya.

Pria kelahiran Betawi itu mengatakan, Ratna Sarumpaet sudah lama berjuang untuk kepentingan rakyat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Beliau veteran pejuang yang telah lama menjaga hak konstitusional,” ujarnya.

Belum selesai masalah teror terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan, aktivis HAM Munir, rumah Mardani diserang bom molotov, sekarang penyerangan terhadap Ratna. “Rezim apa sih ini?” ungkapnya.

Pegiat gerakan #2019GantiPresiden ini mendesak Pemerintah untuk mengusut tuntas seluruh masalah ini dengan cepat dan tuntas.

“Saya anggap ini bencana demokrasi dan mari sama bersatu melawan kejahatan ini dengan menjadikan isu seperti kritik buat pemerintah yang abai,” pungkasnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:#2019GantiPresidenDPRkekerasankomunismeMardani Ali SeraPartai Komunis IndonesiaPKIRatna Sarumpaet
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratna Sarumpaet Cerita ke Prabowo soal Dikeroyok 3 Orang
Tulisan selanjutnya Hari Kelima, Banyak Korban Tak Bisa Dikenali lagi Wajahnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?