Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PKS Janji Bebaskan Pajak Atas Penghasilan Hingga Rp 8 Juta

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 21 Februari 2019 19:33 7:33 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 21 Februari 2019 19:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan memperjuangkan program pembebasan pajak atas pendapatan buruh, karyawan, dan pegawai dengan nilai penghasilan hingga Rp 8 juta per bulan, jika memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) pada tanggal 17 April 2019.

Sekretaris Bidang Ekuintek DPP PKS Handy Risza mengatakan, program ini disuarakan PKS karena prihatin atas penurunan daya beli masyarakat, terutama di kalangan masyarakat yang memiliki penghasilan menengah ke bawah dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga ini, Peningkatan upah/gaji yang tidak sebanding dengan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok dan energi (BBM dan tarif tenaga listrik) menjadi penyebab utamanya.

Handy menyebut, fenomena pelemahan daya beli masyarakat itu tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif stagnan dalam kurun waktu empat tahun terakhir, dengan tingkat pertumbuhan rata-rata hanya 5 persen per tahun.

Realisasi tersebut, papar dia, jauh di bawah yang dijanjikan oleh pemerintahan Joko Widodo yakni tembus level 7 persen dan target RPJMN 2018 sebesar 7,4 persen.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Oleh sebab itu, guna meringankan beban ekonomi dan memulihkan daya beli masyarakat, PKS menganggap perlu membuat terobosan kebijakan fiskal yang lebih berpihak kepada masyarakat kecil dan menengah, antara lain dengan melakukan pemotongan pajak (tax cut) secara selektif dan targeted,” ujar Handy dalam siaran pers Janji Politik ke-4 PKS di Kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (21/02/2019).

Handy melanjutkan, program ini diinisiasi karena PKS juga melihat populasi Indonesia saat ini didominasi oleh kelompok usia muda produktif dan kelompok masyarakat menengah ke bawah yang sangat rentan jatuh ke jurang kemiskinan.

“Sejatinya, kelompok-kelompok ini sangat potensial dalam menentukan masa depan ekonomi Indonesia, yang jika dikelola dengan baik akan menghasilkan bonus demografi bagi perekonomian Indonesia ke depan. Namun jika salah kelola, yang terjadi kebalikannya, Indonesia terancam terkena bencana demografi,” paparnya.

Handy menjelaskan, program penghapusan pajak atas penghasilan hingga Rp8 juta sebulan ini merupakan adaptasi dari kebijakan Pajak Penghasilan yang Ditanggung Pemerintah (PPh DTP) atas penghasilan yang selama ini diterima Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI dan Polri, serta pensiunannya.

Berdasarkan kalkulasi PKS, ungkapnya, kebijakan ini tidak akan membebani APBN secara signifikan karena akan terkompensasi dari sumber penerimaan lain yang terdongkrak oleh bergairahnya aktivitas ekonomi dan daya beli masyarakat yang bakal meningkat, seperti sumbangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Handy merinci, setidaknya, ada delapan alasan kenapa pembebasan pajak atas penghasilan hingga Rp 8 Juta begitu penting.

Pertama, pertumbuhan ekonomi stagnan. Kedua, pelemahan daya beli masyarakat. Ketiga, kenaikan PTKP belum cukup mendongkrak daya beli masyarakat. Keempat, besarnya jumlah kaum muda berpenghasilan menengah ke bawah yang rentan jatuh ke jurang kemiskinan. Kelima, dibutuhkan stimulus fiskal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keenam, tidak membebani APBN secara signifikan. Ketujuah, mengoptimalkan kontribusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Dan, kedelapan, mengurangi beban perusahaan dan mendorong penciptakan lapangan kerja.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Skandal Pedofilia yang Menggerogoti Gereja Katolik Dibahas dalam Pertemuan 5 Hari
Tulisan selanjutnya Pengguna Internet Uganda Menurun Setelah Penerapan Pajak Medsos

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?