Hidayatullah.com– Man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh dialah yang mendapatkan. Kabar gembira menutup bulan kemerdekaan RI bagi Sekolah Menengah Hidayatullah (SMH) atau yang lebih dikenal dengan Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah Raadhiyatan Mardhiyyah Putra dan Putri.
Seperti diketahui, sejumlah ajang perlombaan biasanya memang diadakan bertepatan dengan momentum kemerdekaan sebagai simbol kesyukuran dan berbakti kepada negeri.
Setidaknya ada dua perlombaan yang diikuti santri-santri yang bersekolah di lingkungan pondok pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur itu baru-baru ini. Yaitu Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Olimpiade Olimpiade Bahasa Arab (OBA). Para santri ini memborong juara pada kedua perhelatan tersebut.
Melanjutkan tradisi sebelumnya, santri-santri SMH kembali merajai ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tahun 2022 Tingkat Kota Balikpapan, yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, pada Sabtu-Senin, 15-17 Muharram 1444 (13-15/08/2022).
Tak tanggung, sebanyak 16 predikat juara disemen sekaligus dalam ajang kompetisi tahunan tersebut. Rinciannya, tiga santri menggondol juara I. Yakni, Khairunnisa Afifah (Kimia Terintegrasi), Abhista Fijri Yudhanta Maulana (Geografi Terintegrasi), dan Rifqy Arian Nur (Biologi Terintegrasi).
Untuk juara II diraih tiga orang santri. Yaitu, Annisa Faturrahmah (Biologi), Lucky Karl Farrel Salim (Fisika), dan M. Nabil Bilfagih (Geografi). Selanjutnya, Sherry Kusumawardhani (Matematika), Muhammad Ibnu Syihab (Kimia), Nadya Khairunnisa (Fisika), dan Fitra Rayza Ramadhannur (IPS). Empat santri ini masing-masing meraih juara III di kategori tersebut.
Selain peringkat tiga besar, ada enam santri yang juga mengantongi juara harapan.
Helatan tahunan yang digelar serentak secara nasional tersebut kali ini diadakan di Madrasah Tsanawiyah Negeri I untuk tingkat kota Balikpapan. Pesertanya berasal dari seluruh Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA) se-kota Balikpapan.
Dilansir laman Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Dirjen Pendis Kemenag, sebanyak 3 siswa terbaik tiap bidang studi pada KSM Tingkat Kabupaten/Kota akan mengikuti kompetisi berikutnya yakni ajang KSM Tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan pada 10-11/9/2022 mendatang.
Olimpiade Bahasa Arab
Ungkapan man jadda wajada rupanya menjadi motivasi yang memantik semangat para santri Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah Raadhiyatan Mardhiyyah (RM) Putri untuk berlomba dalam mengukir prestasi.
Terbaru, santri Hidayatullah Gunung Tembak tersebut kembali berhasil menyegel sejumlah prestasi pada Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Nasional ke-5 tingkat Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, tahun 2022.
Untuk diketahui, olimpiade atau Musabaqah Wathaniyah li Lughah al-Arabiyah al-Khamisah ini diadakan oleh Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Arab se-Indonesia.
Nama-nama juara tersebut dituang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor: 25/OBA-5/F-MGMP-BA/VIII/2022 tentang Penetapan Juara Tingkat Kabupaten/Kota Olimpiade Bahasa Arab Nasional (OBA) ke-5 Tahun 2022.
Berikut nama-nama santri para pemenang tersebut; untuk tingkat SMA/MA sederajat, Wahyuni (Juara I), Khurul Aini (Juara II), dan Zakia Amaleani (Juara III).
Sedang tingkat SMP/MTs sederajat, masing-masing diwakili oleh Nurfildzah Arifatul Azimah (Juara I), Shafaa Khalifah (Juara II), dan Belfa Ailivia Fitrian Syarif (Juara III).
Selanjutnya, para santri juara tersebut akan mengikuti lomba berikutnya untuk tingkat provinsi sebagaimana yang tertuang dalam surat undangan Pemanggilan Peserta (Siswa) #OBA5 2022 Tingkat Provinsi, yang diadakan pada Sabtu (03/09/2022 di masing-masing provinsi.
“Alhamdulillah, tradisi juara ini masih terus bisa dipertahankan. Meski bukan target utama, tapi setidaknya menjadi wadah para santri untuk terus menggali potensi serta mengasah mental yang dimiliki,” ucap Kepala Madrasah Aliyah RM Putri, Lilis, saat dihubungi melalui pesan seluler oleh hidayatullah.com, Selasa (30/08/2022).
Lilis berharap agar semua pihak, khususnya para orang tua/wali santri bisa memberikan doa dan dukungan terbaik untuk berbagai kompetisi atau olimpiade yang diikuti oleh para santri Hidayatullah.
“Hal utama lainnya adalah dukungan dan doa terbaik dari semua pihak, sebab prestasi ini bukan milik santri atau guru saja, tapi wujud keberhasilan bersama,” tutupnya.* (Masykur)