Hidayatullah.com–Komunitas kerja Palestina di Suriah mengatakam, sebanyak delapan pengungsi Palestina meninggal syahid akibat konflik berdarah sejak 21 hingga 27 September kemarin.
Ia mengisyaratan, jumlah korban syahid sejak negara tersebut mengalami konflik mencapai 1597 orang.
Dalam keterangan persnya, Dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC) Selasa (01/10/2013) komunitas Palestina menyebutkan, tiga syuhada meninggal akibat penyiksaan di penjara keamanan Suriah.
Mereka adalah, Ahmad Husein Khomis, Umar Abdu Salam Shaleh dan Tsair Khotib. Sebelumnya, Muhammad Abdurrahman Hasan asal Kamp Khan Syaikh akibat tembakan rudal tentara rezim.
Hingga kini, kamp pengungsian Yarmuk digempur rudal dan roket tentara rezim menimpa jalan Madaris dan Haifa.
Akibatnya sejumlah orang terluka dan sejumlah bangunan rusak parah.
Krisis kemanusiaan terjadi di mana-mana, hampir di semua kamp pengungsian yang kebanyakan dihuni bangsa Palestina.
Blokade masih terjadi, penembakan dari para sniper dan pengeboman mewarnai hari demi hari di Suriah.
Selama bulan September kemarin, tentara rezim Suriah menangkap sejumlah pemuda Palestina. Seorang pemuda, Ndir Amayeri asal Yarmuk dibebaskan setelah ia ditahan sejak 26 Nopember 2012 lalu.*