Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pria Israel Tewas dan Empat Lain Terluka dalam Penembakan di Dekat Masjid al-Aqsha

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 November 2021 15:45 3:45 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 November 2021 15:45
Bagikan
unit pengintai elit israel
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria Israel berusia 26 tahun tewas setelah seorang pria bersenjata melakukan serangan penembakan di Kota Tua Yerusalem .

Orang yang tewas itu bernama Eliyahu David Kay, seorang imigran baru dari Afrika Selatan yang bekerja sebagai pemandu di Tembok Barat. Pihak berwenang mengoreksi usia korban yang telah mereka laporkan sebelumnya.

Empat orang lainnya – di antaranya seorang pria yang kondisinya digambarkan serius – terluka dalam insiden itu, yang terjadi pada Ahad pagi di dekat pintu masuk Al-Silsila menuju kompleks Masjid al-Aqsha, yang juga dikenal sebagai Temple Mount.

Penyerang, yang menggunakan senjata otomatis improvisasi yang umumnya dikenal sebagai Carlo, kata polisi, ditembak mati oleh petugas polisi di tempat kejadian.  Menteri Keamanan Publik Israel Omar Bar Lev mengatakan pria bersenjata itu berasal dari lingkungan Shuafat di Yerusalem timur dan anggota sayap politik Hamas.

Hamas mengeluarkan pernyataan yang mengidentifikasi penyerang sebagai Fadi Abu Shkaydam, menyebutnya sebagai martir heroik dan menggambarkannya sebagai pemimpin lokal gerakan tersebut. Dikatakan serangan itu adalah “tanggapan terhadap upaya untuk menodai Masjid Al-Aqsha.”

Baca Juga

OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan kepada menteri pemerintah penjajah berdoa untuk pemulihan yang terluka dan telah menginstruksikan pasukan keamanan untuk mempersiapkan kemungkinan “serangan tiruan.”

“Kita harus waspada dan mencegah serangan di masa depan,” katanya pada awal pertemuan mingguan Kabinet.

Dalam perkembangan terpisah hari Ahad, polisi mengatakan mereka memperlakukan insiden penusukan di kota Jaffa sebagai kemungkinan terorisme. Seorang pria berusia 67 tahun terluka sedang, kata polisi, setelah ditikam oleh orang tak dikenal yang kemudian melarikan diri.

“Temuan dari penyelidikan awal memperkuat kecurigaan bahwa itu dilakukan karena alasan nasionalis,” kata laporan polisi dikutip CNN.

Empat hari lalu, seorang warga Palestina berusia 16 tahun ditembak mati setelah melakukan serangan penikaman terhadap dua polisi perbatasan Israel di Kota Tua, kata polisi.

Menurut media ‘Israel’, peristiwa penembakan itu terjadi di kawasan Bab as-Silsila yang mengarah ke Masjidil Aqsha. Kedua pemukim terluka oleh tembakan Palestina dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Salah satu dari mereka, berusia 30-an, menderita cedera kepala dan meninggal karena luka-lukanya. Pemukim lainnya, 46 tahun, masih dalam kondisi serius. Dua petugas polisi Israel, berusia 30 dan 31 tahun, juga terluka ringan akibat pecahan peluru.

Media Ibrani mengklaim bahwa seorang warga Palestina lainnya melarikan diri setelah dia mencoba menikam petugas polisi di daerah itu, tetapi laporan berita lain mengatakan pria bersenjata itu bertindak sendiri dan insiden itu masih dalam penyelidikan.

Akibatnya kasus ini, polisi Israel menutup pintu dan gerbang Masjid Aqsha dan mengevakuasi pemukim Yahudi. Jamaah Muslim dan karyawan Wakaf Islam Al Aqsha juga dipaksa meninggalkan masjid.

Tindakan polisi lainnya diambil di Kota Tua dan lingkungan Palestina di sekitarnya, termasuk penutupan jalan dan penggerebekan di rumah-rumah.  Martir Palestina, yang mengenakan pakaian Yahudi ultra-Ortodoks, diidentifikasi sebagai Fadi Abu Shakhedem dari Yerusalem timur.

Hamas mengeluarkan pernyataan dan menyebut  Fadi Abu Shakhedem sebagai martir heroik dan menggambarkannya sebagai pemimpin lokal gerakan tersebut. Menurut Hamas, tindakam ini  adalah “tanggapan terhadap upaya untuk menodai Masjid Al Aqsha.”*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASisraelMasjid Al Aqshapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Fisik pemukim Yahudi ‘Israel’ ke Warga Palestina Meningkat 150%
Tulisan selanjutnya mengusap wajah setelah berdoa Mengusap Wajah Setelah Berdoa Amalan Salaf Shalih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Mimbar

Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin

Mimbar
3 Juli 2026 11:27
Vatikan Pecat Kelompok Katolik Tradisional SSPX karena Menentang Paus
Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Berdalih Bela Warga Sipil
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pemerintah, DPR, dan MUI Sambut Positif Wacana RUU Pidana LGBT

Terbaru

  • Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
  • Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
  • Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM
  • Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien
  • TikTok Laporkan Penonaktifan 1,7 Juta Akun Anak ke Komdigi
  • Perwira Cadangan ‘Israel’: Pasukan Kami Sedang Mengalami Kemerosotan Moral
  • Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Berdalih Bela Warga Sipil
  • ‘Israel’ Gunakan Kesepakatan Gas dan Air untuk Menekan Yordania
  • PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU
  • Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?