Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Bekerja 8 Jam di Depan Komputer Bisa Sebabkan Mata Kering

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 17 Juni 2014 16:22 4:22 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 17 Juni 2014 16:21
Bagikan
Bagikan

PEKERJA kantor yang menghabiskan waktu berjam-jam menatap layar komputer, mengalami perubahan dalam sekreasi air mata seperti yang dialami penderita penyakit mata kering, demikian menurut hasil studi di Jepang.

Orang-orang yang bekerja terlalu lama menggunakan komputer memiliki sedikit protein MUC5AC, yang dikeluarkan oleh sel-sel pada bagian atas kelopak mata dan menyusun bagian lapisan lendir atau “saput air mata” yang menjaga mata tetap lembab.

Peserta studi dengan waktu menatap layar paling lama memiliki tingkat MUC5AC mendekati orang-orang yang didiagnosis menderita sakit mata kering.

“Untuk memahami pasien dengan mata tegang, yang merupakan salah satu gejala utama penyakit mata kering, penting bagi dokter mata untuk memperhatikan konsentrasi MUC5AC dalam air mata,” kata penulis hasil studi itu, Dr Yuichi Uchino, ophthalmologis atau dokter ahli mata dari School of Medicine di Keio University, Tokyo.

Ia menjelaskan, ketika melihat komputer, waktu berkedip menjadi lebih rendah dibandingkan dengan saat membaca buku di meja.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Orang-orang yang menatap layar komputer juga cenderung membuka kelopak mata lebih lebar saat mengerjakan tugas. Penambahan area permukaan yang terpapar dan frekuensi berkedip yang jarang, bisa meningkatkan penguapan air mata dan berkaitan dengan penyakit mata kering.

Tim pelaksana studi itu memeriksa air mata dari dua mata 96 pekerja kantor di Jepang, sekitar dua pertiga di antaranya laki-laki. Lalu mengukur banyaknya protein MUC5AC dan total kandungan protein air mata.

Selain itu para pekerja yang tugasnya berhubungan dengan layar komputer diminta mengisi kuesioner tentang waktu kerja mereka dan gejala masalah mata yang dialami.

Menurut hasil pemeriksaan, tujuh persen pria dan 14 persen perempuan didiagnosis menderita penyakit mata kering. Artinya mereka melaporkan gejala-gejala gangguan kesehatan mata, seperti iritasi, pandangan kabur, dan kualitas serta kuantitas saput air mata yang buruk.

Secara keseluruhan, peserta yang melihat layar lebih dari delapan jam sehari memiliki rata-rata sekitar 6,8 nanogram MUC5AC per miligram protein pada setiap mata.

Orang-orang yang bekerja menatap layar komputer lebih dari tujuh jam per hari punya rata-rata 5,9 nanogram per miligram MUC5AC, jauh lebih rendah dibandingkan kadar protein pada air mata orang yang dalam sehari hanya menghabiskan lima jam atau kurang di hadapan komputer, dengan 9,6 nanogram per miligram.

Orang-orang yang punya penyakit mata kering juga punya kadar MUC5AC kecil, rata-rata 3,5 nanogram per miligram MUC5AC, jauh lebih rendah dibandingkan kandungan protein pada orang tanpa penyakit mata kering yang sebesar 8,2 nanogram per miligram.

“Mucin adalah salah satu komponen terpenting selaput air mata,” kata Dr. Yuichi Hori, yang tidak menjadi bagian dari studi baru tersebut.

“Fungsi mucin (seperti MUC5AC) untuk menjaga air di permukaan okular dari epitel yang mensintesis mereka. Walhasil, mereka adalah pemain utama dalam pemeliharaan saput air mata pada permukaan okular,” kata Hori, kepala departemen Ophthalmologi di Toho University Omori Medical Center, Tokyo, seperti diberitakan Antara (17/6/2014).

Konsentrasi protein itu juga rendah pada orang-orang yang mengalami gejala ketegangan mata jika dibandingkan dengan orang-orang yang tidak mengalaminya, demikian menurut hasil riset yang dipublikasikan di JAMA Ophthalmology.

Lebih lanjut Uchino menjelaskan, menurut hasil studi terkini orang dengan penyakit mata kering cenderung kurang produktif dan lebih mudah tertekan saat bekerja.

Ia mengatakan, para pekerja kantor yang khawatir dengan gangguan mata kering bisa melakukan beberapa perubahan kecil untuk mengurangi risiko.

“Area paparan permukaan okular bisa dikurangi dengan menempatkan terminal lebih rendah dengan layar miring ke atas,” katanya.

Dokter juga menganjurkan penggunaan pelembab di kantor dan menghindari jalur angin langsung dari pendingin udara, serta menggunakan obat tetes mata yang dijual bebas atau diresepkan oleh dokter.

“Kami menyarankan pekerja kantor yang mengalami kelelahan mata dan gejala mata kering, berkedip lebih sering selama menatap layar, dan mereka sebaiknya menggunakan air mata artifisial,” kata Hori.

Namun jika gejala itu tidak juga hilang, Hori menyarankan mereka berkonsultasi dengan dokter mata.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jelang Penutupan Dolly, Terjadi Perusakan Wisma dan Banyak Pria Bertato
Tulisan selanjutnya PP Muhammadiyah Minta Risma Tidak Gentar Menutup Dolly

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?