Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Penyakit Gonore dan Sifilis Meningkat di Eropa, Prancis dan Jerman Keluarkan kebijakan Kondom Gratis

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Januari 2023 14:37 2:37 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 Januari 2023 14:45
Bagikan
Kasus pernyakit menular Penyakit Menular Seksual (PMS) gonore, klamidia dan sifilis remaja Eropa meningkat di Eropa
Bagikan

Hidayatullah.com—Kasus pernyakit menular Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti gonore, klamidia dan sifilis di kalangan remaja kembali meningkat di Eropa. Akses kondom gratis seperti di Prancis mungkin membantu, tetapi pendidikan seks juga penting.

Sejak 1 Januari, pemerintahnya telah menggratiskan kondom untuk semua orang di bawah usia 26 tahun. Langkah ini mengikuti keputusan negara itu tahun lalu untuk memberikan kontrol kelahiran gratis kepada wanita hingga usia 25 tahun, kutip Deutsche Welle.

Presiden Emmanuel Macron menggambarkan kebijakan baru ini sebagai “revolusi pencegahan kecil” untuk menahan penyebaran penyakit menular seksual, atau PMS, yang sedang meningkat di seluruh Eropa. Prancis dilaporkan mencatat lonjakan PMS sebesar 30% pada tahun 2020 dan 2021.

Sementara Pemerintah Jerman,  diangggap kurang memberikan prioritas dalam hal perawatan kesehatan reproduksi. Wanita harus membayar untuk alat kontrasepsi seperti pil atau alat kontrasepsi dalam rahim (IUD), meskipun mereka yang berusia di bawah 22 tahun mendapatkan penggantian resep dari perusahaan asuransi mereka.

Sementara kontrasepsi tersebut mencegah kehamilan, namun tidak seperti kondom, alat kontrasepsi ini tidak menawarkan perlindungan terhadap transimisi PMS. Kondom, yang dijual secara bebas di toko-toko obat dan apotek diJerman, tetap harus dibelim oleh para konsumen

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Infeksi PMS meningkat di Eropa

Surveillance Atlas, yang meruapakan lembaga Pengawasan Penyakit Menular dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa melaporkan, kasus PMS telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir di seluruh Uni Eropa.

Kasus gonore yang dilaporkan meningkat di seluruh wilayah sejak 2009, meskipun kemudian turun drastis sejak 2019, kemungkinan karena penurunan interaksi sosial terkait pandemi dan berkurangnya skrining. Sebagian besar kasus dilaporkan di Spanyol, Belanda dan Prancis, dengan kisaran usia 25 hingga 34 tahun paling banyak terkena dampaknya.

Meskipun Surveillance Atlas tidak menyediakan data seluruh Uni Eropa untuk infeksi klamidia, jumlah kasus yang dikonfirmasi menunjukkan peningkatan yang nyata sejak awal 1990-an dan jumlah kasus yang tinggi secara konsisten hingga 2019. Sebagian besar infeksi tercatat di antara mereka yang berusia 15 hingga 24 tahun.

Gambaran yang lebih memprihatinkan muncul berkaitan dengan kasus sifilis, yang dilaporkan meningkat secara konstan di seluruh Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun penurunan mendadak juga dapat dilihat dimilai tahun 2019.

Meskipun kondom tidak gratis di Jerman, banyak remaja sudah terbiasa menggunakan. Sebuah survei representatif di kalangan anak muda Jerman yang diterbitkan pada tahun 2020 oleh Pusat Federal Jerman untuk Pendidikan Kesehatan menemukan, sebagian besar anak berusia 14 hingga 17 tahun menggunakan kondom selama hubungan seksual.

Data survei dari lima tahun sebelumnya menunjukkan penggunaan kondom meningkat di kalangan remaja Jerman, kutip Deutsche Welle.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Eropagonorepenyakit seksual menularPrancisremaja eropasifilis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wan Azizah Mengunjungi Masjid Istiqlal di Jakarta
Tulisan selanjutnya Universitas Gajah Mada Siap Uji Sampel Cegah Pencemaran Daging Babi di Lingkungan Kampus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?