Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Akrab Obat, Banyak Musisi Tenar Meninggal 25 Tahun Lebih Muda

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2014 16:12 4:12 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Oktober 2014 16:12
Bagikan
Musisi Jimi Hendrix yang hidup diselimuti wanita, gelimang uang dan obat terlarang akhirnya harus mati muda
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah studi baru menunujukkan, para bintang pop membayar harga ketenaran mereka dengan kematian yang terjadi 25 tahun lebih awal.

Salah satu contoh adalah kematian Jim Morrison, Janice Joplin, Jimi Hendricks, dan Amy Winehouse di usia 27 tahun, hampir mengamini mitos “Klub 27”. Namun studi yang dilakukan Universitas Sydney menunjukkan bahwa kematian dini sangat banyak terjadi di industri musik.

Profesor psikologi dan musik, Dianna Kenny, meneliti kematian lebih dari 13.000 musisi, sebagian besar di antaranya adalah laki-laki, dari seluruh genre populer antara tahun 1950an hingga Juni 2014.

Umur berapa mereka meninggal dan proporsi kematian karena bunuh diri, pembunuhan, cedera atau kecelakaan tak disengaja, dibandingkan dengan rata-rata populasi yang diidentifikasi melalui jenis kelamin dan dekade di Amerika Serikat.

Para peneliti menemukan hasil yang mengganggu.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Sepanjang studi yang mengamati 7 dekade ini, masa hidup musisi populer ternyata 25 tahun lebih singkat dibanding populasi umum.

Angka bunuh diri ternyata 2 hingga 7 kali lebih besar dan angka pembunuhan 8 kali lebih besar.

Kematian karena kecelakaan terjadi 5 hingga 10 kali lebih besar pada musisi.

Dr. Dianna mengatakan, ada situasi di mana orang-orang yang sengsara atau rusak tertarik ke dalam sebuah industri yang sarat resiko, pemberontakan dan tekanan psikologis.

Ia menuturkan, ada sejumlah asumsi bahwa musisi pop akan hidup dalam bahaya, penuh dengan kekerasan dan mati dini.

Beberapa jenis musik bahkan menunjukkan tren yang lebih buruk, misalnya, para musisi rap menjadi korban pembunuhan dan pemusik rock metal seringkali menghabisi nyawa mereka sendiri.

Meski demikian, penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mengkonfirmasi hasil awal ini.

“Saya pikir, industri musik populer adalah sebuah tempat yang sangat berbahaya bagi anak-anak muda, sebagian besar bagi mereka yang mengalami gangguan psikologis parah. Ini adalah interaksi antara psikopatologi – perilaku yang terganggu, keluarga yang terpecah belah, banyak dari mereka tak selesai sekolah, merasa mereka tak diterima lingkungan, dan kemudian mereka berakhir di industri pop,” ungkap Dr. Dianna dikutip laman ABC.

“Dunia musik sarat dengan obat-obatan terlarang dan pergaulan bebas serta memberi ruang pada kematian dini, jadi musisi muda yang depresi dan cenderung berperilaku bunuh diri tertarik kepada lingkungan sejenis ini,”ujarnya.

Sebelumnya, tahun 2012 para peneliti telah mencermati kehidupan 1.480 bintang rock di Amerika Utara dan Eropa sejak 50 tahun terakhir, seperti Elvis Presley yang kondang di tahun 1950an dan Arctic Monkey yang jadi pesohor di tahun 2006.

Hasilnya menunjukkan, penyanyi rok (rock stars) banyak yang mati muda,  demikian menurut hasil riset oleh peneliti di Inggris, lapor My Health News Daily (19/12/2013).*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:alkoholmatiminumannarkobaobat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pentagon: Biaya Perang Melawan ISIS $8,3 Juta Perhari
Tulisan selanjutnya Fadli Zon Sebut Dua Menteri Jokowi Perlu Direvolusi Mental

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?