Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Kafein Merangsang Otak untuk Cegah Rasa Kantuk

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Agustus 2015 14:51 2:51 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Agustus 2015 14:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kafein ada di kopi, teh, soda, minuman energi, bahkan coklat. Kafein adalah salah satu kandungan yang paling banyak dikonsumsi di dunia, dan banyak orang tergantung pada kafein setiap harinya.

“Kafein membuat badan saya lebih enak, terutama kalau saya tidak tidur dengan nyenyak atau setelah bekerja hingga larut malam,” ujar pakar neurologi Nora Volkow, dikutip voaindonesia.com. Sementara itu Direktur National Institute on Drug Abuse, menambahkan, “kita tidak sepenuhnya mengerti kenapa.”

Jadi ia dan para koleganya di Brookhaven National Laboratory di Upton, New York, memutuskan untuk menyelidiki fenomena ini hingga tuntas dan hasil penelitan mereka mengungkap bagaimana kafein mencegah rasa kantuk dengan mengubah otak kita.

Otak manusia dalam pengaruh kafein

Para peneliti mengerahkan sukarelawan ke laboratorium dan memberikan mereka tablet kafein – setara dengan minum 2 atau 3 gelas kopi yang kental – lalu melakukan pemindaian PET terhadap para sukarelawan dan mengamati aktivitas otak mereka setelah itu.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Seperti halnya sejumlah obat lain, kafein merangsang aktivitas alami zat kimia di otak yang disebut dopamine, yang mengontrol rasa senang di otak.

Obat-obatan seperti kokain dan amphetamine membanjiiri otak dengan dopamine, yang dapat membuat orang kecanduan. Tapi Volkow menemukan bahwa kafein bekerja dengan sedikit berbeda. Kafein menambah jumlah reseptor di otak yang dapat menerima molekul dopamine, yang membuat seseorang meresa lebih segar dan bersemangat.

“Ini, menariknya, berlawanan dengan apa yang terjadi bila seseorang kekurangan tidur,” ujar Volkow, menjelaskan bahwa bila seseorang kekurangan tidur untuk satu malam saja, jumlah reseptor dopamine seseorang turun. Hal yang sama terjadi saat kita merasa lelah di sore hari, yang dapat diblokir oleh kafein untuk mencegah rasa kantuk.

Apakah kafein dapat membuat orang ketagihan?

Tapi bila kafein mengubah otak kita dan mempengaruhi molekul yang sama dengan kokain, apakah kafein dapat membuat orang kecanduan?

Tidak, menurut Volkow. “Kenyataannya kafein tidak memproduksi pola yang sama dengan obat-oabatan lainnya yang dapat menghasilkan konsekuensi buruk, jadi, dengan itu, kafein tidak membuat kecanduan dalam artian yang sama.”

Walaupun begitu, Laura Juliano, seolah psikolog klinis dari American University, memperingatkan bahwa bila berlebihan, kafein dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berfungsi sehari-harinya. Dampaknya, bila mereka berbagai fampak negatif dapat muncul bila mereka berhenti minum kafein – seperti sakit kepala, mual, gejala mirip flu dan keletihan yang berlebihan.

Dampak berhenti minum kafein ini sering salah didiagnosa sebagai gejala lain. Juliano mengatakan dibutuhkan riset lebih lanjut agar dokter dapat mengenali konsumsi kafein yang berlebihan sebagai penyakit tersendiri.

Dalam jumlah yang tidak berlebihan, kafein telah dibuktikan memiliki berbagai dampak kesehatan jangka pendek dan jangka panjang. Riset baru-baru ini menunjukkan bahwa kafein dalam jumlah sedang dapat mencegah penurunan kemampuan kognitif dan penyakit Alzheimer di kemudian hari.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Alzheimerkafeinkopiminuman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 4 Amalan Yang Bisa Buang Kesedihan
Tulisan selanjutnya Peringati Kemerdekaan, FSLDK Indonesia Membuat Gerakan #BacaDuaLima

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?