Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Pubertas Dini Anak Perempuan Rentan Penyakit

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juni 2010 11:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para ilmuwan saat ini telah menemukan bahwa perkembangan payudara pada anak perempuan tumbuh ketika mereka berumur sembilan tahun dan 10 bulan, hampir satu tahun lebih awal dari studi yang dilakukan sebelumnya di tahun 1991.

Penelitian ini dilakukan di Denmark pada 2006, tahun terakhir ketika penelitian diadakan, namun para ahli percaya bahwa kecenderungan ini juga tampak di Inggris. Data yang didapat dari Amerika juga menunjukkan bahwa fenomena tumbuhnya payudara ini merupakan permulaan dari awal pubertas.

Jika anak perempuan menjadi dewasa sebelum waktunya, maka mereka akan berhadapan dengan masalah remaja pada usia muda dan mereka akan lebih rentan terhadap penyakit di kemudian hari. Para ilmuwan khawatir terhadap kesehatan anak-anak perempuan yang akan menghadapi perkembangan seksual saat mereka masih di sekolah dasar, dan kenyataan akan hormon yang timbul lebih awal dapat meningkatkan resiko kanker payudara.

Ada juga risiko penyakit jantung lebih besar. Faktor lain dari pubertas awal adalah menjaga pola makan. Anak-anak biasanya makan lebih banyak dari orang dewasa untuk masa pertumbuhan. Namun ketika mereka sudah mengalami pubertas tanpa pola makan yang sehat dalam banyak kasus mereka menjadi gemuk atau obesitas.

Anders Juul, kepala Departemen Pertumbuhan dan Reproduksi Rumah sakit Universitas di Kopenhagen, mengatakan kepada The Sunday Times, “Kami sangat terkejut bahwa telah terjadi perubahan yang cukup pesat dalam jangka waktu hanya 15 tahun. Ini merupakan bukti yang nyata bahwa ada sesuatu yang mempengaruhi anak-anak kita, apakah itu junk food, lingkungan yang telah terkontaminasi oleh zat kimia atau mungkin karena kurangnya aktivitas fisik.”

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Sejumlah bahan kimia yang dihasilkan telah dinyatakan dapat mengganggu perkembangan seksual anak, terutama bisphenol A, plastik yang ditemukan di lapisan kaleng-kaleng dan botol pada makanan bayi. Mr Juul menambahkan saat ini sedang dilakukan pengujian sampel darah dan urin dari anak-anak perempuan untuk melihat apakah terdapat hubungan langsung antara pubertas dini dan bisphenol A.

Standar internasional yang dilakukan pada 1960 menunjukkan bahwa pubertas normal pada anak perempuan kulit putih di saat usia mereka menginjak 12 tahun. Pubertas awal untuk anak laki-laki di usia 14 ketika suara mereka berubah dan pertumbuhan terhadap tubuh mereka. [tlg/lpt/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gush Shalom: Tim Investigasi Mavi Marmara Ompong
Tulisan selanjutnya Tuntutan Jaksa Dinilai Lemah, Jibriel Minta Dibebaskan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Pustaka

Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi

Pustaka
30 September 2026 10:35
Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta

Terbaru

  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
  • Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?