Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Peneliti: Kurangi Balita Nonton TV

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Televisi menjadi penyelamat banyak ibu dan para pengasuh saat mengasuh balita. Tidak percaya? Simak saja saat si kecil sibuk berlarian di waktu makan, cara termudah membuatnya duduk diam adalah dengan televisi. Anak terus membuntuti Anda sambil bertanya ini dan itu, ‘pergilah menonton tv’ bisa jadi kalimat ampuh untuk menjauhkan anak Anda tanpa rasa bersalah.
Seperti diberitakan di livescience, sebuah penelitian terbaru di Amerika menemukan bahwa anak-anak terlalu banyak menonton televisi, bahkan beberapa di antaranya lebih dari 5 jam per hari. Rasanya jika penelitian itu dilakukan di Indonesia, maka hasilnya mungkin akan lebih mencengangkan. Menonton televisi 3 jam, dilanjutkan main video game selama 2 jam, berkutat dengan komputer selama 1 jam, misalnya. Padahal berdasarkan rekomendasi yang dikeluarkan American Academy of Pediatrics, pembatasan paparan layar televisi untuk anak pra sekolah adalah satu jam saja.
Rekomendasi tersebut juga berdasar pada sebuah penelitian tentang hubungan waktu paparan dengan efek negatifnya, yaitu lambat bicara, obesitas, berpotensi memiliki perilaku agresif dan menunjukkan penurunan kemampuan akademik. Studi tersebut dipimpin oleh Dr. Pooja Tandon dari Seattle Children’s Research Institute dan University of Washington, yang kemudian dipublikasikan melalui Journal of Pediatrics. Studi melibatkan 9000 anak usia pra sekolah, yaitu 4 sampai 5 tahun, bersama dengan kedua orang tua dan pengasuhnya. Anak-anak tersebut dikelompokkan sesuai dengan cara pengasuhan, yaitu bersama pengasuh di rumah sendiri atau dititipkan ke saudara, di penitipan anak, di penampungan anak yang kurang mampu, dan yang diasuh oleh orang tuanya saja di rumah. Mungkin yang perlu kita cermati adalah cara pengasuhan bersama pengasuh dan yang dirawat sendiri oleh orang tua mereka, seperti yang banyak dilakukan di Indonesia.
Hasilnya, mereka yang diasuh di rumah menghabiskan waktu di depan layar selama lima setengah jam per hari dan mereka yang bersama orang tuanya menghabiskan waktu sekitar 4 jam per hari. Hal ini menunjukkan anak leluasa untuk menyalakan televisi kapan saja saat berada di rumahnya sendiri.
Penyebabnya bisa ditebak. Selain televisi berperan sebagai babysitter, para orang tua juga merasa lebih aman anak-anaknya di depan televisi seharian daripada keluar rumah untuk beraktivitas bersama teman-temannya. Alasan ini juga tidak bisa dianggap sebagai kesalahan, mengingat berbagai alasan sosial mendasari orang tua untuk bersikap demikian.
Oleh karena itu, Dr Tandon memberikan solusi bukan untuk meniadakan sama sekali televisi bagi anak pra sekolah, namun untuk mengurangi durasi mereka di depan televisi. Solusi pertama adalah dengan menggunakan DVD ketimbang siaran televisi khusus anak-anak, karena durasinya lebih bisa dibatasi. Kedua, matikan televisi saat makan, belajar dan saat istirahat siang. Ketiga, jangan sediakan televisi di kamar mereka. Keempat, biasakan untuk membatasi durasi nonton televisi dari mereka kecil. Kelima, isi kegiatan anak saat berada di rumah agar si kecil tidak merasa bosan dan kemudian menyalakan televise. [kpl/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masih Ada Satu Juta Orang Antri jadi Calon Jemaah Haji
Tulisan selanjutnya Sembilan Bulan Kayuh Sepeda untuk Naik Haji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?