Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

7 Azimat agar Anak tak terjerat Virus “Cabe-cabean”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 April 2014 16:44 4:44 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 April 2014 13:09
Bagikan
Di tempat-tempat seperti inilah anak-anak kita rusak dan bisa "tak kembali lagi"
Bagikan

Oleh: Meyra Kris Hartanti, SKM

TELINGA kita akhir-akhir ini terganggu dengan istilah asing yang tidak membawa kemaslahatan, bahkan lebih mencemaskan pada anak-anak kita.

Sebut saja istilah cabe-cabean. Fenomena gadis cabe-cabean adalah istilah bagi para remaja wanita ‘nakal’ yang didentikan sebagai penghibur wanita di balapan liar. Fenomena ini belakangan marak di  Ibu Kota Jakarta,  yang utamanya terjadi pada kelompok ABG (Anak Baru Gede). Belakangan lahir lagi istilah baru namanya terong-terongan (khusus untuk cowok).

Dari mana istilah ini berasal dan siapa yang pertama kali mencetuskan itu tidaklah terlalu penting. Hanya fenomena ini jelas menambah pekerjaan rumah kita semua. Maklu,  cabe-cabean sudah pasti identik dengan remaja putri yang “nakal” dan berani menjajakkan dirinya baik itu untuk ajang pertaruhan maupun hadiah bagi sesama pembalap motor.

Tak jarang sebagian dari mereka tak hanya menemani pembalap atau sebatas tongkrongan di sekitar arena balap, namun lebih jauh mereka berani untuk memberikan tubuhnya kepada pemenang balapan tersebut. Apakah ini bukan sebuah “pelacuran gaya baru” sedang terjadi?

Baca Juga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?
Muharram, Momen Terbaik Menjadi Ibu Terbaik
Kecantikan Muslimah Sejati
Sebab-sebab Durhaka Istri kepada Suami
Anak Shalih dan Shalihah Takdir Allah, Kita Terus Berusaha

Fenomena Pesakitan

Fenomena cabe-cabean tidak lepas dari pengaruh adanya interaksi sosial yang ada dalam masyarakat kita. Adanya interaksi sosial membuat seseorang pada akhirnya harus memilih satu di antara dua pilihan; mempengaruhi atau dipengaruhi, berdiam diri atau ikut beraksi, menjadi bagian atau tidak menjadi bagian dari satu perkumpulan/komunitas, disanjung atau dicibir oleh yang lain.

Semua terjadi bermula dari interaksi sosial. Interaksi sosial yang landasannya baik, maka hasil dari interaksi sosial yang terjadi di dalamnya akan baik dan sebaliknya jika buruk landasan interaksi sosialnya, maka yang interaksi sosial hanya akan membawa pesakitan bagi orang-orang yang ada di dalamnya, bahkan di sekitarnya.

Kebanyakan cabe-cabean atau remaja yang berkeinginan menjadi bagian dari cabe-cabean labih cenderung karena faktor sosial atau pengaruh dari lingkungannya (teman, kakak kelas, pacar dll.). Keinginan menjadi orang yang sedikit “dilihat” atau diakui eksistensinya menjadi faktor pendorong sebagian dari mereka. Selain itu ada yang disebabkan oleh masalah keluarga hingga pada akhirnya mencari “pelarian” atau pelampiasan stress pada hal-hal yang negatif. Di sinilah pentingnya kedewasaan pada diri remaja saat menghadapi segala sesuatu dan keikutsertaan peran orangtua.

Bagaimanapun kunci utama hal ini adalah pengetahuan agama dan kesadaran akan keluhuran moral yang senantiasa harus dijaga sangat diperlukan. Dan itu pada orangtua pihak yang pertama kali mengawal dan mendampingi putra/putrinya agar tidak terserat fenomena rusak ini.

Pilar Utama Pendewasaan Remaja

Dari sini menunjukkan agama menjadi pilar utama dalam penanggulangan segala kerusakan moral, menjadikan manusia lebih berhati-hati dalam melakukan segala perbuatan dan menjadikan manusia lebih bijak dalam mengambil keputusan dalam hidupnya.

Tidak sekedar pengetahuan agama, namun pemahaman agama yang benar-benar merasuk ke dalam hati manusia hingga ia benar-benar bisa selalu merasa diawasi oleh Allah ta’ala.*/bersambung artikel berikutnya

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
12Halaman selanjutnya
TAG:kemaksiatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perwira Zionis yang Tewas dari Kesatuan Spionase terbesar di Israel
Tulisan selanjutnya Firdaus Memorial Park Memakamkan Jenazah Dhuafa Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

26 November 2022 07:10
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?