Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

Anak, Naruto dan Al-Quran [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Desember 2015 12:34 12:34 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Desember 2015 13:31
Bagikan
Bagikan

PUKUL satu siang, bel sekolah berdering, tanda pelajaran dimulai kembali selepas shalat Dzuhur dan makan siang. Pembelajaran di siang hari masih terus berlanjut hingga adzan Ashar berkumandang.

Aktivitas sekolah full day school yang dianut banyak sekolah Islam saat ini, mengharuskan guru yang mendapatkan jatah mengajar di siang hari memilih metode yang mampu membuat murid tetap setia bersama gurunya tanpa rasa bosan dan kantuk.

Saya termasuk guru yang harus mengajar siang itu. Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas empat tentang alam ghaib, saya memutuskan memulai pelajaran dengan bercerita.

Kali ini, cerita tentang bangsa jin yang suka mencuri dengar rahasia langit menjadi pilihan. Saya  mengutip beberapa ayat dalam al-Quran dan membacakan artinya kepada mereka. Bahwa jin mengakui kebiasaan mereka mencuri berita dari langit sebagaimana tertera dalam surah Al-jin ayat 8-9, “Sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah- panah api, dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan beritanya. Tetapi sekarang barang siapa yang mencoba mendengarkannya tentu akan menjumpai panah api yang mengintai untuk membakarnya.”

Hujan meteor atau bintang jatuh yang dapat disaksikan dari bumi, Itulah saat di mana Allah melempari mereka. Ujar saya menjelaskan.  Selain penghias langit dan penunjuk arah, bintang diciptakan sebagai lemparan bagi setan yang berusaha mencuri berita dari langit dan membisikkannya ke telinga para dukun.

Baca Juga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?
Muharram, Momen Terbaik Menjadi Ibu Terbaik
Kecantikan Muslimah Sejati
Sebab-sebab Durhaka Istri kepada Suami
Anak Shalih dan Shalihah Takdir Allah, Kita Terus Berusaha

Mendengar cerita tentang bintang sebagai lemparan , tiba-tiba seorang murid nyeletuk, ”wiiih, lemparan-lemparan bintang itu lebih hebat dari shuriken yang dipakai Naruto dan teman-temannya, pasti setan langsung terbakar, kerrreen.”

Sekedar tahu, Shuriken adalah senjata lempar yang digunakan para ninja untuk pertempuran jarak jauh dalam sebuah film kartun (manga) Jepang yang banyak ditonton anak-anak, yaitu Naruto.

Saya menjawab celetukannya dengan berkata, “Subhaanallah, hujan bintang itu lebih dahsyat dari hujan Shuriken yang kamu saksikan dalam film tersebut.”

Itulah dunia anak-anak.

Setiap apa yang dilihat, didengar dan apa yang dipegang akan dibaca sesuai apa yang mereka hayalkan.

Anak-anak tidak terlepas dari hayalan atau imajinasi yang memenuhi alam rasa dan pikirannya.

Kita sering melihat anak-anak berbicara sendiri, menggambar berbagai hal dalam satu lembar kertas, menyusun kepingan balok atau lego menjadi bangunan, kendaraan atau apa saja sesuai imajinasi mereka.

Terkadang kain sarung dan kardus bekas pun menjadi karya yang menakjubkan di tangan anak-anak. Imajinasi positif yang terus terasah akan menjadikan anak semakin kreatif, maka tidak sedikit pemerhati pendidikan anak membahas tentang bagaimana cara menjaga dan mengembangkan imajinasi mereka.

Al-Quran Mengusik Imajinasi

Tidak dipungkiri oleh siapapun keindahan seni ayat-ayat Al-Quran dari sejak awal diturunkannya hingga sekarang.

Dari segi tata bahasa, balaghah dan fashahahnya, keterpaduan antar ayat dan metode yang menakjubkan dalam mengungkapkan seluruh tujuannya. Jauh sebelum ilmu tafsir dan ilmu tata bahasa ada, keindahan Al-Quran mampu membuat Umar bin Khattab terpesona dan merubahnya menjadi Muslim yang taat.

Juga mampu menjadikan Al-walid ibn Mughiroh  terpesona namun malah lari darinya karena kesombongan dan kehawatiran akan hilangnya kedudukan.*/Sarah Zakiyah, seorang guru tinggal di Depok Jawa Barat (BERSAMBUNG)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-Qurananakhayalanimaginasinaruto
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenperin Tetapkan Jawa Sebagai Kawasan Industri Halal
Tulisan selanjutnya Gus Solah: Indonesia yang Beragam, Semua Ikut Bangun Bangsa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

26 November 2022 07:10
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?