Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

Ketika Perempuan Minta Dipinang Laki-laki

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Februari 2015 10:21 10:21 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Februari 2015 10:21
Bagikan
Bagikan

IMAM Bukhari menyampaikan kisah dari Anas r.a, ada seorang Muslimah yang datang menawarkan diri kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, “Ya Rasulullah, apakah Baginda membutuhkan aku?”

Putri Anas yang hadir dan mendengarkan perkataan itu, mencela perempuan itu sebagai yang tidak punya harga diri dan rasa malu,
“Alangkah sedikitnya rasa malunya, sungguh memalukan, sungguh memalukan. ”Anas berkata kepada putrinya: “Dia lebih baik darimu, Dia senang kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam lalu dia menawarkan dirinya untuk Beliau!” (Riwayat Bukhari).

Menurut berbagai kitab sejarah, perempuan tersebut adalah Khaulah binti Hakim dan ada pula yang mengatakan ialah Ummu Syarik atau Fathimah binti Syuraih.

Hingga zaman keterbukaan seperti sekarang, sikap untuk mengajukan diri terlebih dahulu, terutama bagi kaum perempuan, masih dianggap tabu. Padahal, menurut banyak ulama, keberanian perempuan tadi menyatakan perasaannya terlebih dahulu pada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam adalah salah satu bentuk keutamaan perempuan tadi.

Bagaimana tidak, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sebaik-baik manusia. Jika perempuan tadi tidak mengajukan diri untuk dipilih oleh Rasulullah mengingat segala keutamaan Beliau, maka mungkin kesempatan untuk mendapatkan seorang pendamping yang saleh dan mulia akan berlalu dalam impian saja.

Baca Juga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?
Muharram, Momen Terbaik Menjadi Ibu Terbaik
Kecantikan Muslimah Sejati
Sebab-sebab Durhaka Istri kepada Suami
Anak Shalih dan Shalihah Takdir Allah, Kita Terus Berusaha

Walau akhirnya perempuan tadi tidak dinikahi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, akan tetapi hasrat perempuan tadi untuk menikah dengan orang pilihan yang saleh dan taat terpenuhi karena kemudian ia dipinang oleh salah seorang sahabat.

Nah, sampai disini, mari menengok pada diri kita sendiri. Sering kali, kita maju mundur di dalam hati  manakala melihat seseorang yang kita inginkan. Padahal kita sudah tahu persis, bagaimana kualitas si dia yang kita incar sebagai calon suami tersebut tersebut. Begitu ingin memiliki karena berbagai kelebihannya. Namun, selalu urung dalam hati dan akhirnya gigit jari karena sudah datang yang mendahului. Ini menyakitkan bukan?

Aku yang di Depan

Belajar dari kisah si perempuan shalihah yang berani mengajukan diri meminang Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, mengapa kita tidak mengikuti tindakannya? Tidak hanya bagi yang akhwat, ini pun berlaku untuk yang ikhwan.

Mengapa tidak untuk menjadi “aku yang  terdepan” untuk urusan yang satu ini. Bila kita terus berada di belakang, mengintip, dan memperhatikannya di kejauhan, maka seperti itu pula status kita dalam pandangannya. Pemuja rahasia, tak pernah kasat mata.

Bila memang tak sampai hati untuk langsung meminta sang pujaan hati, terutama bagi yang akhwat, maka majukanlah diri dihadapannya dengan segenap prestasi yang Anda punya. Inipun bukan berarti harus bersikap berlebihan di hadapannya, akan tetapi buatlah dia melihat bahwa Anda adalah sosok yang layak untuk diperhitungkan sebagai pendampingnya.

“Berjalanlah ke hadapannya” dan buatlah dia yakin bahwa sangat sayang untuk membiarkan Anda berlalu begitu saja. Berikanlah dia fakta-fakta bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk mewujudkan berbagai harapan bersamanya. Jadikanlah diri kita sosok yang pantas untuk dicintai dan dipilihnya.

Banyaknya harta dan gelar bukanlah ukuran. Jika kita berusaha meneladani Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan sahabatnya, maka jadikanlah kesalehan dan ketaqwaan menjadi modal dan tujuan utama untuk menjadi yang terpilih. Karena, dengan modal itu pulalah para sahabat dan shahabiyah memajukan diri mereka dihadapan orang yang diharapkannya.*/Kartika Ummu Arina, penulis buku ‘Jadilah Suami Istri Bijak‘

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:jodohmenikahMuslimMuslimah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Upayakan Menyatukan Kalender Hijriyah
Tulisan selanjutnya MIUMI Aceh: Pemerintah Pusat Harus Larang Kontes Miss Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

26 November 2022 07:10
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?