Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ukraina Tidak akan Pernah Bergabung dengan NATO, Kata Mantan Jenderal Ternama

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Agustus 2026 18:20 6:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Agustus 2026 18:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Mantan panglima Angkatan Bersenjata Ukraina Valerii Zaluzhnyi mengatakan bahwa negaranya tidak akan pernah bergabung dengan NATO, meskipun pemerintahan saat ini kerap menyatakan keinginan untuk menjadi anggota pakta pertahanan itu.

Zaluzhnyi, seorang pensiunan jenderal yang sangat populer yang dipecat Zelenskyy pada 2024, mengutarakan hal itu hari Senin (3/8/2026) dalam pertemuan para duta besar ngara asing di Kyiv, lapor media Eropa Pravda seperti dilansir AFP.

“Saya mengetahui NATO dengan sangat baik. Selama sekitar 12 tahun saya pribadi mempelajari hingga paham benar standar-standar NATO, dan setiap tahun saya mendengar dongeng yang sama bahwa kami akan bergabung,” kata Zaluzhnyi.

“Sayangnya, kami tidak akan pernah,” imbuh Zaluzhnyi, yang saat ini menduduki jabatan sebagai Duta Besar Ukraina untuk Inggris.

Dia mengatakan bahwa mengingat “tingkat kemajuan Angkatan Bersenjata Ukraina saat ini” tidak mungkin bagi Ukraina untuk bergabung dengan aliansi itu, yang menurut Zaluzhnyi, “terpaku pada doktrin-doktrin lawas era Perang Dunia Kedua.”

Baca Juga

Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian

Ukraina bangga dengan kemajuan industri militernya sendiri, terutama dalam teknologi drone, yang berkembang pesat sejak invasi Rusia empat setengah tahun silam.

Dalam kolom opini yang dimuat koran Inggris The Daily Telegraph bulan lalu, Zaluzhnyi mengatakan perang Ukraina mengungkap pertanyaan tidak mengenakkan tentang kemampuan NATO untuk menghadapi konflik di era abad ke-21.

“Ukraina punya banyak alasan untuk menghargai dukungan yang telah dan masih terus diberikan oleh anggota-anggota NATO. Namun, penghormatan kepada para sekutu tidak harus menghalangi penyampaian asesmen jujur tentang kekurangan-kekurangannya,” tulisnya.

Dia menambahkan bahwa kemampuan Ukraina untuk “terus menjalani peperangan hingga saat ini sangat bergantung pada kelanjutan dukungan dari sekutu-sekutunya.”

Zaluzhnyi sampai sekarang masih menjadi tokoh publik Ukraina yang paling populer, dengan dukungan 73 persen dari masyarakat, menurut sebuah jajak pendapat bulan Juni yang dilakukan oleh Kyiv International Institute of Sociology.

Pasukan Rusia menginvasi wilayah Ukraina di Krimea pada Februari 2021 antara lain karena Kyiv tidak mengindahkan seruan Moskow supaya tidak ngotot ingin bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang bermaksud meluaskan pengaruhnya ke kawasan Eropa Timur dan bekas negara pecahan Uni Soviet.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menguak Penyebab Kerusuhan Hindu dan Muslim di Nepal
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Siapkan Invasi Besar-Besaran di Tepi Barat, Ancam Perlakukan Seperti Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara

Berita
28 Oktober 2026 05:00
Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

Terbaru

  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
  • LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo

2 November 2026 12:29
Berita

Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer

1 November 2026 16:49
Berita

Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar

31 Oktober 2026 17:26
Berita

Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

31 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?