Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MIUMI Aceh: Pemerintah Pusat Harus Larang Kontes Miss Indonesia

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Februari 2015 13:06 1:06 pm
Ahmad
Dipublikasikan 21 Februari 2015 13:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Aceh, Muhammad Yusran Hadi, Lc, MA mengatakan, pemerintah pusat harus segera melarang acara-acara kontes seperti Miss Indonesia, Putri Indonesia, dan sejenisnya. Sebab, acara tersebut tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia, sangat bertentangan dengan agama, moral, dan Pancasila.

“Membiarkan acara maksiat sama saja meridhainya. Melakukan atau meridhai maksiat sama saja menuai dosa, dan itu akan mengundang bala maupun bencana dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tegas Yusron kepada hidayatullah.com, Jum’at (20/02/2015).

Menurut ia, berbagai bencana yang telah menimpa bangsa Indonesia selama ini akibat merajalelanya maksiat, salah satunya seperti ajang kontes maksiat itu. Maka, pemerintah harus bertanggung jawab dalam persoalan ini.

Selain itu, acara kontes kecantikan tersebut merupakan produk Barat yang dapat menghancurkan moral generasi bangsa Indonesia. Sangat bertentangan dengan budaya kita orang timur.

“Sebagai warga negara kita punya hak mengkritik dan mengingatkan pemerintah pusat yang telah memberikan izin ajang maksiat itu digelar di Indonesia,” ujar Yusron.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara itu, MIUMI Aceh juga mengecam dua kontestan yang mengaku dan mengatasnamakan diri sebagai delegasi mewakili propinsi Aceh, yakni Ratna Nurlia Alfiandi sebagai kontestan Miss Indonesia 2015 dan Jeyskia Sembiring sebagai kontestan Putri Indonesia 2015. [baca: MIUMI Aceh Kecam Miss Indoensia yang Mengaku Perwakilan Aceh].

Pasalnya pemerintah dan masyarakat Aceh tidak mengirim perwakilan untuk mengikuti kedua kontes tersebut. Selain itu, kedua kontestan juga tidak mengantongi izin dari pemerintah Aceh yang menyatakan diri sebagai delegasi mewakili Provinsi Aceh.

“Kontestan yang mewakili Aceh dalam Miss Indonesia 2015 adalah seorang model dari Surabaya, bukan masyarakat asli Aceh. Sementara Jeyskia sembiring kontestan Putri Indonesia 2015 itu tinggal di Pekanbaru. Dia juga bukan asli orang Aceh dan tidak tinggal di Aceh. Hanya ibunya saja yang dari Aceh, sementara ayahnya berasal dari daerah Karo, Sumatera Utara,” papar Yusron.

Sebagaimana telah masyarakat saksikan bersama dalam tayangan langsung yang disiarkan Indosiar, Jum’at (20/02/2015) malam pukul 20.00 WIB, Jeyskia Sembiring tampil sebagai finalis dari Aceh di acara puncak pemilihan Putri Indonesia 2015 di Plenary Hall Jakarta Convention Center.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MIUMI Aceh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketika Perempuan Minta Dipinang Laki-laki
Tulisan selanjutnya Kelompok Syi’ah Tak Hanya Sekali Berbuat Anarkis terhadap Umat Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?