Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Waktu Doa Mustajab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Desember 2020 17:28 5:28 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Desember 2020 17:28
Bagikan
Seorang pria berdoa selama bulan Ramadhan di sebuah masjid di Benghazi, Libya (Reuters)
Bagikan

Hidayatullah.com | DALAM  syariat Islam disebutkan, semua waktu adalah milik Allah dan baik bagi setiap hamba untuk beribadah dan mendekat kepada-Nya, termasuk dalam berdoa dan bermunajat. Asal doa dan munajat itu disampaikan dengan sungguh-sungguh, menggunakan cara-cara yang benar dan sesuai dengan ketentuan syariat, dan memenuhi adab-adab berdoa, insya Allah mustajab.

Salah satu adab berdoa adalah yakin, sabar, dan tidak tergesah-gesah. Sebagian kaum muslimin seolah “memaksa” Allah untuk mengabulkan segala yang diminta, padahal belum tentu berakibat baik bagi dirinya, baik untuk agama maupun dunianya. Jangan bosan berdoa dan jangan pula tergesa-gesa.

أَنَّ رَسُولَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – قَالَ : (( يُسْتَجَابُ لِأَحَدِكُمْ مَا لَمْ يَعْجَلْ : يَقُوْلُ : قَدْ دَعْوتُ رَبِّي ، فَلَمْ يَسْتَجِبْ لِي )) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ .

وَفِي رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ : (( لاَ يَزالُ يُسْتَجَابُ لِلعَبْدِ مَا لَمْ يَدْعُ بِإِثْمٍ ، أَوْ قَطِيعَةِ رَحِمٍ ، مَا لَمْ يَسْتَعْجِلْ )) قِيْلَ : يَا رَسُوْلَ اللهِ مَا الاِسْتِعْجَالُ ؟ قَالَ : (( يَقُوْلُ : قَدْ دَعوْتُ ، وَقَدْ دَعَوْتُ ، فَلَمْ أَرَ يَسْتَجِبُ لِي ، فَيَسْتحْسِرُ عِنْدَ ذَلِكَ وَيَدَعُ الدُّعَاءَ .

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda, “Doa salah seorang di antara kalian pasti dikabulkan selama ia tidak tergesa-gesa. (Yaitu) orang tersebut berkata, ‘Aku telah berdoa kepada Rabbku, tetapi Dia tidak mengabulkannya untukku.’” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari dan Muslim].

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Meskipun semua waktu itu baik untuk berdoa, namun ada waktu-waktu istimewa yang doa-doa itu mudah dikabulkan. Waktu-waktu mustajabat tersebut dijelaskan dalam berbagai riwayat. Di antara waktu tersebut antara lain adalah waktu antara adzan dan iqamah, setelah shalat, pada saat sujud, pada sepetiga malam terakhir, dan pada hari Arafah.

Berikut ini penjelasannya;

  1. Waktu antara adzan dan iqamah

Setelah adzan, sebaiknya setiap Muslim tidak duduk sebelum melaksanakan shalat sunnah qabliyah.  Setelah melaksanakan shalat rawatib tersebut, amalan utama yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak doa karena doa antara adzan dan iqamah itu termasuk mustajabah. Dalam hadits yang diriwatan An-Nasai, Rasulullah ﷺ bersabda, “Jika seorang mu’adzin telah mengumandangkan adzan, perbanyaklah berdoa dan memohon agar doamu diterima oleh-Nya. Dia memberikan apa yang kamu harapkan.”

  1. Pada saat sujud

Terkait dengan masalah tersebut, Rasulullah ﷺ bersabda, “Jarak yang paling dekat antara hamba dengan Tuhannya adalah ketika ia sujud kepada-Nya, maka perbanyaklah doa pada saat itu.” (Riwayat Muslim)

  1. Setelah shalat

Diantara waktu-waktu yang istimewa bagi seorang muslim dalam berdo’a adalah setelah shalat. Oleh karena itu, sebaiknya muslim duduk sejenak setelah shalat untuk berdzikir dan memperbanyak do’a. Kecuali ada hajat yang sangat mendesak untuk ditunaikan, sebaiknya muslim bersabar sejenak, tidak meninggalkan tempat shalat sebelum berdo’a.

  1. Sepetiga malam terakhir

Di antara 24 waktu yang disediakan Allah SWT bagi semua hamba-Nya, ada waktu-waktu istimewa. Waktu tersebut adalah sepetiga malam terakhir, kira-kira mulai pukul 02.00 hingga menjelang subuh. Rasulullah ﷺ bersabda;

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ وَمَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

”Rabb kita turun ke langit dunia pada setiap malam yaitu ketika sepertiga malam terakhir. Allah berfirman, ’Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku penuhi. Dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).

  1. Pada Hari Arafah

Keistimewaan hari ini hanya dikhususkan bagi jamaah haji yang menjalankan wakuf di Arafah, tepatnya pada setiap 9 Dzul Hijjah, dimulai dari waktu dzuhur hingga maghrib. Selain di hari tersebut, Arafah tidak memiliki keistimewaan apapun. Doa-doa yang dimunajatkan  pada selain hari dan waktu tersebut sama kedudukannya dengan doa di tempat lainnya. Hanya pada waktu itu dan di tempat itu saja.   Mudah-mudahan bermanfaat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:berdoadoasujud
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya terowongan Hamas Hamas Tembakkan Roket ke Laut dalam Latihan Militer yang Menandai Peringatan Perang dengan Zionis
Tulisan selanjutnya Pemerintah Bubarkan FPI, Wartawan Diusir dari Petamburan III

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?