Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Sebab-sebab Penyakit Hati

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Februari 2022 06:20 6:20 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Februari 2022 14:56
Bagikan
sebab-sebab penyakit hati
Bagikan

Imam Al-Ghazali dalam kitab Al Ihya’ mengungkapkan sebab-sebab penyakit hati dan jenisnya

Hidayatullah.com | SAMA halnya dengan penyakit fisik, penyakit hati ada sebab dan akibatnya, selain itu juga obatnya. Di bawah ini akan kita uraikan sebab-sebab penyakit hati.

Selain menjelaskan jenis penyakit hati, para ulama salaf juga memberikan penjelasan mengenai hal-hal yang berkaitan dengannya seperti sebab, akibat dan obatnya. Salah satunya sebab-sebab penyakit hati.

Baca: Inilah Penyakit-penyatik Hati yang Menjangkiti Para Pendebat

Imam Abu Hamid Al-Ghazali rahimahullah dalam kitabnya Ihya’ ’Ulumudin menyebutkan beberapa jenis penyakit hati. Di antaranya al-kibr (sombong), al-‘ujb (berbangga diri), ar-riya’ (pamer amal) dan an-nifaq (kemunafikan).

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Terkait sebab penyakit hati, Imam Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah dalam kitabnya Ighatsah al-Lahfan fi Mashoid asy-Syaithon mengatakan, yang artinya:  “Bergaul dengan orang yang berpenyakit hati menimbulkan penyakit hati, bersahabat dengannya menyebabkan hati mengalami ‘keracunan’, dan bersatu dengannya menyebabkan hati ‘binasa’.”

Baca: 5 Virus Penyakit Hati

Adapun Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah dalam kitabnya Majmu’ al-Fatawa menyatakan, yang artinya:  “Tidaklah timbul penyakit fisik kecuali karena faktor lemahnya penunjang hidup sehat. Begitu pula hati, tidak bisa berpenyakit kecuali karena faktor lemahnya iman.”

Akibat Penyakit Hati

Mengenai akibat penyakit hati, para ulama salaf pun telah menyampaikan penjelasannya, dan mereka menganalogikannya dengan penyakit fisik.

Terkait hal ini Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah dalam kitabnya Miftah Daar as-Sa’adah menyampaikan bahwa akibat penyakit hati jauh lebih berat dari pada akibat penyakit fisik. Jauh lebih berat karena penyakit hati menyebabkan kesengsaraan abadi di kampung akhirat.

Beliau berkata, yang artinya: “Penyakit hati lebih parah dari pada penyakit badan, karena klimaks dari penyakit badan mengantarkan pada kematian, sedangkan klimaks dari penyakit hati mengantarkan pada kesengsaraan abadi.”

Adapun Malik ibn Dinar rahimahullah, sebagaimana dikutip Abu al-Faraj ibn al-Jauzi dalam kitabnya Sifat ash-Shafwah, menyebutkan bahwa akibat penyakit hati adalah tidak bermanfaatnya nasihat-nasihat agama bagi hati.

Beliau berkata, yang artinya: “Sungguh apabila sakit badan, maka makanan, minuman, tidur dan istirahat, terasa tiada gunanya. Hati begitu pula, apabila berpaut dengan cinta dunia, maka nasihat-nasihat agama tiada gunanya.”

Baca:  Penyakit Hati: Tidak Sabar dan Merasa Istimewa (1)

Sementara itu, seorang tokoh sufi besar, sekaligus ulama ahli fikih dan hadits yang hidup di abad ketiga Hijriyah, Dzu an-Nun al-Mishry rahimahullah, sebagaimana dikutip Ibnu Rajab dalam kitabnya Fath al-Bari, memberikan penjelasan bahwa akibat penyakit hati adalah hati tidak merasakan nikmatnya ibadah.

Beliau berkata, yang artinya:. “Seperti halnya ketika sakit badan, makanan tidak terasa nikmat, juga ketika ada dosa bersama hati, ibadah tidak terasa nikmat.”

Demikian sebagian akibat penyakit hati yang tidak remeh. Tidak remeh karena menyangkut kehidupan agama dan akhirat. Maka tidaklah patut apabila masih ada di antara kita yang meremehkannya.

Semoga dengan mengetahui sebab -sebab penyakit hati, kita bisa bersikap waspada, sehingga terhindar dari penyakit hati. Wallahu a’lam.*/Abdullah al-Mustofa, pelayan di Pusat Kajian Strategis Pendidikan Islam Indonesia (PKSPII) Kampung Inggris Kediri Jawa Timur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hatiImam Al GhazaliPenyakit hatirusaknya hatitanda penyakit hati
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bela Siswa Berjilbab, Rahul Gandhi: “Kita Merampok Masa Depan Putri-putri India”
Tulisan selanjutnya Perjuangan Raden Trunajaya Melawan Penjajah Belanda dan Kroninya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Berita
11 Juni 2026 18:23
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI

Terbaru

  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tak Hanyut Oleh Banjir: Asa Santri Aceh Tamiang Tetap Menyala
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?