Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Ratu Dwarawati: Muslimah Vietnam, Pelopor Dakwah di Jawa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Mei 2024 12:13 12:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Mei 2024 12:12
Bagikan
Relief Gajah mada di dinding pelataran Tugu Monas
Bagikan

Ratu Dewi Dwarawati, permaisuri Raja Majapahit terakhir yang bernama Bhre Kertabhumi, yang sedikit banyak mempengaruhi para muslimah terbaik Nusantara

Hidayatullah.com | PARA ulama sepakat, bahwa hukum pernikahan Ratu Dwarawati yang muslimah dengan Raja Majapahit yang non-muslim adalah haram. Namun, para ulama berdoa, semoga dosa tersebut, ditutupi oleh pahala besar, karena melalui peran beliau lah, sebagian besar masyarakat Jawa, Madura, dan Nusa Tenggara menjadi pemeluk Islam hingga kini. (Salim A. Fillah, 2021)

Dewi Dwarawati adalah salah satu wanita berpengaruh dunia pada abad ke-15 M yang cenderung kurang dikenal oleh masyarakat. Ratu Dewi Dwarawati, seorang permaisuri dari Raja Majapahit terakhir yang bernama Bhre Kertabhumi atau populer dengan nama Prabu Brawijaya V.

Tanpa bermaksud mengurangi penghormatan kepada Ratu Kalinyamat, Laksamana Malahayati, Cut Nyak Dien, Cut Meutia, Rohana Kuddus, dan para muslimah terbaik Nusantara lainnya, disadari ataupun tidak, pengaruh Dwarawati di Nusantara jauh lebih besar.

Meskipun tidak dikenal sebagai ulama wanita maupun berstatus sebagai da’iyah, Dwarawati memiliki andil yang sangat besar dalam penyebaran agama Islam di Jawa, Madura, dan Nusa Tenggara.

Baca Juga

KH. Abdullah Said dalam Liputan Majalah Panji Masyarakat
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

Dewi Dwarawati adalah Putri Campa (kini Vietnam) yang dinikahkan dengan Raja Majapahit bernama Dyah Ranawijaya, yang terkenal dengan gelar Brawijaya. Pernikahan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat kerjasama bilateral antara dua kerajaan berpengaruh di Asia Tenggara saat itu, Campa dan Majapahit.

Dengan diiringi ratusan orang muslim dan muslimah yang merupakan pelayan setianya dari Campa, Dwarawati pindah ke Majapahit untuk menjadi istri Ranawijaya, sekaligus sebagai the first lady di kerajaan berideologi Hindu-Budha tersebut.

Ketika diinvasi oleh kerajaan Angkor (kini Kamboja) yang berideologi Budha, tidak sedikit rakyat Campa yang hijrah ke Majapahit. Mereka diberi suaka politik oleh Brawijaya, raja yang sangat mencintai istrinya tersebut.

Kedua kemenakan Dwarawati dari Campa, yaitu kakak-beradik Sayyid Ali Murtadha dan Sayyid Ali Rahmatullah, setelah hijrah ke Majapahit, diberi jabatan setingkat menteri oleh Brawijaya.

Murtadha yang pernah memperoleh pendidikan perwira militer di Timur Tengah, diangkat sebagai panglima tentara Majapahit. Murtadha juga diberi tugas membentuk korps pasukan khusus di kerajaan tersebut.

Sehingga banyak tentara yang sebelumnya beragama Hindu dan Budha, diberi hidayah untuk memeluk Islam.Setelah pensiun dari militer, Murtadha aktif berdakwah dan membangun basis dakwahnya di Gisik (pesisir Tuban), sehingga ia diberi gelar “Sunan Gisik”.

Selain diberi tugas melanjutkan dakwah Syeikh Maulana Malik Ibrahim, Sunan Gisik juga aktif berdakwah ke tetapi Madura dan Nusa Tenggara. Sehingga banyak masyarakat  Madura dan Nusa Tenggara yang juga diberi hidayah memeluk Islam.

Ibrahim adalah ulama dari Azerbaijan yang lebih dahulu sampai dan berdakwah di Majapahit, ketika kerajaan tersebut diperintah oleh Wikramawardhana, kakek Brawijaya.

Sementara itu, adik Murtadha, yaitu Rahmatullah, diberi jabatan setingkat menteri pendidikan oleh Brawijaya. Ia ditugaskan membangun sekolah pemerintahan, yang mahasiswanya merupakan para calon pegawai kerajaan.

Sekolah pemerintahan ini dibangun di  Ampeldenta, kawasan pesisir Surabaya. Ia pun juga aktif berdakwah di kawasan tersebut, sehingga diberi gelar “Sunan Ampel”.

Atas rekomendasi Ratu Dwarawati, seorang ulama sekaligus dokter asal Turki bernama Syekh Maulana Ishaq, diangkat sebagai menteri kesehatan oleh Brawijaya. Ishaq ditugaskan mempimpin operasi pemberantasan wabah kolera yang menyerang masyarakat Blambangan (kini Banyuwangi). Keberhasilan operasi ini membuat masyarakat setempat takjub kepada Islam, dan diberi hidayah untuk menjadi pengikut ajaran Nabi Muhammad ﷺ.

Sunan Gisik, Sunan Ampel, dan Ishaq dikenal memiliki banyak anak biologis maupun ideologis yang setelah dewasa menjadi ulama besar pelanjut dakwah di Jawa dan sekitarnya. Para ulama tersebut aktif dalam semacam ormas dakwah yang dicatat sejarah dengan nama “Wali Songo”.

Berkat dakwah Wali Songo dan para santri maupun jamaahnya, Islam berkembang pesat dan hingga kini dipeluk oleh mayoritas penduduk Jawa, Madura, Nusa Tenggara, dan kawasan Nusantara lainnya.

Dengan demikian, secara langsung maupun tidak, Ratu Dwarawati dianggap memiliki andil dalam perkembangan dakwah tersebut. Para ulama mendoakan beliau, semoga dosa menikah dengan Brawijaya yang beragama Budha, ditutupi dengan banyaknya pahala turut berpartisipasi dalam mengislamkan jutaan penduduk Nusantara. Wallahua’lam.* / Muh. Nurhidayat, peneliti Komunikasi Dakwah, Pengajar Ponpes Kun Sholihan, Gunungkidul, D.I. Yogyakarta, dari berbagai sumber referensi.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bhre KertabhumiHeadlineMajapahitMuslimahnusantaraRatu Dewi Dwarawati
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pertama Dalam Sejarah Pekerja Samsung Electronics di Korea Selatan akan Mogok, Tapi…
Tulisan selanjutnya WHO: Indonesia Harus Berani Tegas Menindak Industri Rokok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan

Berita
30 September 2026 12:55
Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
Amerika Jatuhkan Sanksi atas Jaringan Pendanaan Hamas
Kopilot Pelaku Serangan di Pesawat Flydubai Tujuan Tel Aviv Pernah Dilarang Terbang di Oman
Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina

23 Mei 2026 15:57
Sejarah

Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina

17 Mei 2026 13:42
Sejarah

Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama

8 Mei 2026 08:59
Sejarah

KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

6 Mei 2026 08:34
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?