Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pertama Dalam Sejarah Pekerja Samsung Electronics di Korea Selatan akan Mogok, Tapi…

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Mei 2024 11:32 11:32 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Mei 2024 11:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Serikat pekerja terbesar di antara beberapa organisasi buruh yang menaungi karyawan Samsung Electronics mengumumkan akan menggelar aksi mogok, yang pertama dalam 55 tahun sejarah perusahaan Korea Selatan itu. Namun, langkah itu justru dipertanyakan sejawatnya.

Menyusul gagalnya negosiasi dengan pihak manajemen Samsung Electronics pada hari sebelumnya, Nationwide Samsung Electronics Union (NSEU) mengeluarkan ancaman yang mengatakan bahwa 28.000 anggotanya secara serentak akan mengunakan cuti tahunan berbayar mereka pada 7 Juni, sebagai langkah awal aksi mogok mereka, lansir Korea Times Rabu (29/5/2024).

“Kami mengumumkan mogok karena sikap pihak manajemen yang mengabaikan para pekerjanya,” kata NSEU.

Menyusul pengumuman serikat pekerja itu, harga saham Samsung Electronics turun 3,09 persen dari sesi sebelumnya dan ditutup hari Rabu dengan harga 75.200 won ($55).

Tanggal aksi yang direncanakan adalah 7 Juni hari Jumat, sehari setelah libur nasional Memorial Day 6 Juni. Pada hari itu kebanyakan perusahaan raksasa di Korea Selatan justru mendorong pekerjanya untuk mengambil cuti tahunan supaya memgurangi beban kompensasi.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Oleh karena itu, sebagian pekerja Samsung Electronics mempertanyakan keefektifan aksi tersebut.

“Itu mungkin tampak seperti aksi pasif walkout, tetapi kita mengambil langkah bertahap satu per satu,” kata seorang jubir NSEU memberikan alasan. “(Selanjutnya) mungkin kami akan melakukan mogok massal.”

Serikat pekerja lain di Samsung justru mempertanyakan maksud dan tujuan aksi NSEU itu  Mereka menduga aksi itu sekedar alasan yang dipakai NSEU untuk berpindah naungan ke Korean Confederation of Trade Unions (KCTU) dari Federation of Korean Trade Unions (FKTU). Di antara dua payung organisasi buruh itu, KCTU dianggap lebih militan dan politis dibandingkan FKTU.

“Tujuan dari aksi mogok itu tidak jelas, tampaknya supaya bisa pindah ke KCTU, dan bukannya untuk memperbaiki kondisi kerja,” kata Samsung Group United Union (SGUU), salah satu serikat pekerja yang ada di Samsung.

Meskipun NSEU bernaung di bawah FKTU, 200 anggota KCTU diundang untuk menghadiri aksi massal yang mirip konser yang digelar NSEU hari Jumat lalu, yang menghadirkan beberapa penghibur. Sebagian karyawan justru kesal karena iuran keanggotaan mereka justru dipakai untuk mendatangkan para penyanyi.

Hari Selasa, SGUU juga mengkritik NSEU karena dianggap merusak citra merk Samsung dan mencemari nama serikat-serikat pekerja lain.

NSEU seharusnya lebih fokus untuk memperjuangkan kenaikan gaji karyawan, kata SGUU.

Pada bulan Maret, Samsung Electronics memutuskan untuk menaikkan gaji tahun ini 5,1 persen, hampir dua kali lipat dari rata-rata kenaikan harga barang konsumsi.

Pada 2023, Samsung Electronics mengalami kerugian operasional 15 triliun won di divisi bisnis semikonduktornya.

Guna mengatasi krisis itu, pekan lalu Samsung mengganti bos kepala bisnis semikonduktornya. Samsung juga meminta para eksekutifnya bekerja enam hari sepekan dan terbang di kelas ekonomi ketika melakukan kunjungan kerja.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Samsung
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rakor Baitul Mal Sepakati 12 Resolusi
Tulisan selanjutnya Ratu Dwarawati: Muslimah Vietnam, Pelopor Dakwah di Jawa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?