Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Bertauhid dan Menegakkan Pondasi Keislaman! [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 April 2012 15:37 3:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 April 2012 15:37
Bagikan
Bagikan

oleh: Shalih Hasyim

Tulisan Pertama

Memegang Tauid, Tinggal Musyrik

JADI, hal pertama yang harus diketahui adalah La ilaha illallah, yaitu memegang tauhid dan meninggalkan kemusyrikan. Karena hal ini adalah perkara yang sangat penting. Demikian pula yang pertama kali harus diajarkan kepada manusia adalah tauhid. Karena inilah yang pertama kali harus diketahui, maka perkara inilah yang pertama kali harus diajarkan. Oleh karena itu yang pertama kali diajarkan Luqman Hakim kepada anaknya adalah memegang tauhid dan meninggalkan kemusyrikan, lihat Q.S. Luqman : 13 Allah menjelaskan

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

“dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.”

Jadi, Tauhid adalah perkara yang harus diketahui dan diajarkan pertama kali, sebelum seseorang belajar ilmu yang lainnya.

Tauhid merupakan syarat minimal seseorang disebut Muslim. Dalam artian orang tidak disebut seorang muslim kecuali ia memegang tauhid .Karena Allah memberi nama “muslim” hanya bagi orang-orang yang bertauhid/orang yang mengabdikan hidupnya hanya kepada Allah saja dan tidak menyekutukan-Nya. Ajaran tauhid inilah ajaran yang dibawa oleh Bapak Spiritual kita, Nabi Ibrahim. Karena itu Ajaran tauhid ini juga dinamakan “millah Ibrahim”. Dan dengan memegang ajaran Tauhid /millah Ibrahim ini seseorang layak menyandang nama “muslim”.Tentang hal ini Allah berfirman dalam Q.S Al Hajj : 78

وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ مِلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ

“dan Allah tidak menjadikan bagimu didalam Dien ini sesuatu yang menyusahkan, inimillah orang tuamu Ibrahim. (yang mana) (Allah) memberi namakalian orang-orang Muslim.”

Jadi dengan memegang tauhid ini, seseorang disebut sebagai muslim. Karena kalimat La ilaha illallah menjadi kunci pembuka keislaman. Dengan kata lain La ilaha Illallah menjadi ashlul islam/fondasi keislaman.

اَشْهَدُ انْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ الله , وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَه

“Saya bersaksi bahwa tidak ada Ilah (yang haq) selain Allah, Yang tidak ada sekutu bagi-Nya.”

Ini adalah sebuah kesaksian terhadap sebuah kalimat yang dengannya bumi dan langit menjadi ada. Karena kalimat inilah seluruh makhluk diciptakan, dan dengannya pula, Allah menurunkan kitab –kitab-Nya, Mengutus para Rasul-Nya dan menetapkan syari’at-Nya. Karena ini pula timbangan ditegakkan, catatan amal diletakkan, dan taman surga serta api neraka menjadi ada.

Sebuah kalimat yang membagi manusia menjadi dua golongan antara muslim dan kafir. Karena kalimat ini dan hak-haknya terjadi pertanyaan dan jawaban di alam baqa. Karena itu juga pahala dan siksa menjadi ada. Di atas kalimat ini syariat ditegakkan, dan Qiblat ditetapkan.Dan diatasnya pula Millah para Nabi ini dibangun. Dan karena kalimat ini, dakwah diperintahkan dan pedang-pedang jihad terhunus. Dan ini merupakan hak khusus bagi Allah atas hamba-hamba-Nya.

Karena itu mari kita berpegang teguh dan selalu komitmen dangan makna kandungannya. Yang dengan memegang kalimat ini seseorang disebut muslim, sebagaimana Firman Allah Ta’ala Q.S Ali Imran : 64

قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَى كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلَّا نَعْبُدَ إِلَّا اللَّهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا مُسْلِمُونَ

“Katakanlah (muhammad): “Hai ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara Kami dan kalian, bahwa kita tidak menghambakan diri kecuali kepada Allah dan kita tidak mempersekutukan – Nya dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan-tuhan selain Allah”. jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).”*

Penulis adalah kolumnis hidayatullah.com. Tinggal di Kudus, Jawa Tengah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perjuangkan Kesetaraan Gender Dipicu Penindasan Inquisisi di Barat
Tulisan selanjutnya Aneh! Tak Mampu Sewa, Gunakan Masjid untuk Perayaan Paskah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?