Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Membatasi Kebutuhan Kita terhadap Dunia (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Juni 2016 20:39 8:39 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Juni 2016 20:32
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

YANG harus diketahui oleh manusia adalah, yang dibutuhkannya dari dunia berupa makanan yang cukup untuk dapat melangsungkan kehidupan dan beribadah. Dan manusia membutuhkan pakaian yang dapat menutupi auratnya serta menjaga kehormatannya.

Di samping itu, manusia membutuhkan tempat tinggal untuk menjaga dan memelihara keluarga serta anak-anaknya. Jika mereka membiasakan dirinya untuk tidak rakus terhadap dunia dan menerima apa adanya, maka hal itu akan dapat menghilangkan kecondongannya terhadap kemewahan dan menyucikan hatinya. Di samping itu, dapat memudahkan dirinya untuk mengingat akhirat dan mendorongnya mempersiapkan hidup di akhirat kelak.

Jika kebutuhan manusia dari makanan, pakaian, dan tempat tinggal melebihi dari batas kebutuhannya, maka justeru semua itu akan banyak menyibukkan dirinya. Dan ketika keinginannya semakin meningkat serta bertambah banyak, maka hal itu akan menyebabkan dirinya menuju ke dalam kehancuran.

Diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud, ia mengatakan, “Aku mendengar bahwa Nabi kalian Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda, ‘Barangsiapa yang menjadikan keinginan dunianya menjadi satu dengan keinginan akhirat, maka Allah akan mencukupkan kebutuhan dunianya. Dan barang siapa yang memperbanyak keinginan dunianya (hanya memfokuskan diri pada dunia), maka Allah tidak akan memperdulikan dirinya ketika dalam kehancuran.'” (HR Bukhari dan Muslim).

Dari Abdullah bin Asy-Syikhir Radhiyallahu Anhu, ia berkata, “Aku datang kepada Nabi yang waktu itu beliau sedang membaca ayat, “Bermegah-megahan telah melalaikan kamu.” Kemudian Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Seseorang dari anak Adam berkata, “Hartaku, hartaku.” (Kemudian dikatakan kepadanya), “Wahai anak Adam, apakah kamu memiliki harta? Apa yang kamu makan telah hilang dan apa yang kamu pakai telah usang. Kecuali apa yang telah kamu sedekahkan maka itu yang akan tersisa.” (HR Ibnu Majah)

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Diriwayatkan oleh Abdullah bin Mihshan Al-Anshari Radhiyallahu Anhu, ia mengatakan bahwa Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda, “Barang siapa yang merasa aman dalam keluarganya (atau kampungnya), maka tubuhnya akan bertambah sehat. Dan dia memiliki kekuatan hingga seakan-akan dia mampu mengumpulkan dunia dengan segala isinya.” (HR Muslim dan An-Nasa’i)*/Syaikh Khalid Sayyid Rusyah, dari bukunya Nikmatnya Beribadah. [Tulisan selanjutnya]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hidup sederhanazuhud
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wibawa Pemerintah Bisa Hilang karena Ketidakjelasan Soal Pembatalan Perda
Tulisan selanjutnya Membatasi Kebutuhan Kita terhadap Dunia (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Berita
11 Oktober 2026 23:14
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?