Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Saat Hari Pembalasan (3)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Juni 2016 21:17 9:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Juni 2016 21:17
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

3. Tamatnya Drama Kehidupan

FILOSOF Jerman, Emanuel Kant –pembangun teori eksistensialisme– mengatakan bahwa alam semesta ini adalah panggung sandiwara. Episode pertamanya adalah dunia dan episode berikutnya adalah apa yang akan datang sesudah itu.

Pasti akan terjadi episode kedua. Sementara kita menyaksikan pada episode pertama ada penindas dan ada yang ditindas. Mengapa pada episode ini orang yang tertindas tidak mendapat keadilan? Lalu kapan?

Harus ada episode kedua yang memberi keadilan pada orang yang dizalimi.

Al-Mughirah bin Syu’bah telah mendahului Kant dalam teori eksistensialisme itu. Al-Mughirah berkata, “Ketika aku menyaksikan manusia-manusia mati dan musnah, maka aku memahami bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala pasti akan membangkitkan mereka kembali pada hari yang lain untuk memberikan keadilan pada mereka. Inilah yang menjadi alasan bagiku untuk beragama dan memeluk Islam.”

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Al-Mughirah menjadi muslim, tetapi Kant kafir. Segolongan di surga dan golongan lain di neraka.

Wahai orang yang dizalimi, wahai orang yang tertimpa kemalangan, wahai yang menangis, yang tersakiti dan terluka, nantikanlah “Yang menguasai hari pembalasan.” (al-Fatihah: 4).

‘Umar bin Khaththab berkata, “Demi Allah, jika di sana tidak ada hari akhir, niscaya engkau tidak pernah melihat apa yang kau saksikan ini.” Tidak akan ada orang kuat yang menindas kaum lemah, kesewenangan, pelanggaran kehormatan manusia, dan perampasan hak hidup. Tetapi akan datang hari akhir, itulah saat perjumpaan kita, “(yaitu) di hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati bersih.” (asy-Syu’ara’: 88-89).*/DR. ‘Aidh bin ‘Abdullah al-Qarni, MA, tertuang dalam bukunya Nikmatnya Hidangan Al-Qur’an.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:akhirathari kiamathari pembalasan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saat Hari Pembalasan (2)
Tulisan selanjutnya Mahasiswa LIPIA Belajar Jurnalistik ke Hidayatullah Media

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?