Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Meminang Surga

Tugas Kita Berjuang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 April 2017 16:39 4:39 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 April 2017 16:39
Bagikan
ilustrasi: Tim Pemburu Maksiat
Bagikan

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

 

TUGAS kita bukan memastikan kemenangan. Tugas kita adalah bersungguh-sungguh menjadikan diri kita ini mendapatkan pertolongan Allah Ta’ala; hingga jika kita melempar, maka bukan tangan kita yang menyebabkan ia melesat sangat kuat. Allah-lah sesungguhnya melempar sebagaimana kita dapati dalam Al-Qur’an surat Al-Anfaal ayat 17.

…ﻭَﻣَﺎ ﺭَﻣَﻴۡﺖَ ﺇِﺫۡ ﺭَﻣَﻴۡﺖَ ﻭَﻟَٰﻜِﻦَّ ٱﻟﻠَّﻪَ ﺭَﻣَﻰٰ…

“…dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar….” (QS, Al-Anfaal, 8: 17).

Baca Juga

teman
Membebaskan Anak dari Label Negatif
Lembut Itu Tak Berkata Kasar
Diistimewakan Allah Bersebab Niat Jujur Orangtua
Tanpa Ta`dib dan Pendidikan Adab, Boarding School Ibarat Rumah Kost Belaka
Kreatif Tanpa Musik

Tidak berkurang kemuliaan para Nabi yang hingga akhir hayat tidak mendapatkan satu orang pun pengikut atau hanya memperoleh satu-dua pengikut. Di antara para Nabi, dakwah mereka ada tampak gagal. Tetapi tidak. Sesungguhnya dakwah mereka tidak gagal. Allah Ta’ala tinggikan perjuangan mereka.

Baca: Zaman Ketika Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar Ditinggalkan

Tugas kita bersiap dan menata diri; menjaga tertib amal agar tidak jatuh seperti dalam Perang Uhud, menjaga tertib iman agar tidak kalah sebagaimana dalam Perang Hunain serta tidak mengandalkan orang-orang munafik. Tidak terjadi kekalahan pada kaum muslimin melainkan karena diabaikannya i’dad (bersiap dengan baik dan matang), tiadanya tertib amal, lemahnya tertib iman dan khianatnya orang-orang munafik.

Sepanjang sejarah, jatuhnya kaum muslimin ini; runtuhnya ahlus sunnah ini; di Andalusia dimana kita pernah sangat berjaya, di Iran yang di sana pernah ada Imam Muslim, At-Tirmidzi, Al-Hakim dan lain-lain; juga di berbagi belahan bumi lainnya justru ketika jumlah kita banyak. Sangat banyak. Mayoritas, bahkan. Tetapi besarnya jumlah kita hanya menjadi hitungan angka.

Tidak ada akan pernah terjadi dan tidak akan pernah ummat Islam ini  menjadi yang terbaik, kecuali jika syaratnya terpenuhi, yakni amru bil ma’ruf, nahyu ‘anil munkar dan iman kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala.

ﻛُﻨﺘُﻢۡ ﺧَﻴۡﺮَ ﺃُﻣَّﺔٍ ﺃُﺧۡﺮِﺟَﺖۡ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ ﺗَﺄۡﻣُﺮُﻭﻥَ ﺑِﭑﻟۡﻤَﻌۡﺮُﻭﻑِ ﻭَﺗَﻨۡﻬَﻮۡﻥَ ﻋَﻦِ ٱﻟۡﻤُﻨﻜَﺮِ ﻭَﺗُﺆۡﻣِﻨُﻮﻥَ ﺑِﭑﻟﻠَّﻪِ ۗ ﻭَﻟَﻮۡ ءَاﻣَﻦَ ﺃَﻫۡﻞُ ٱﻟۡﻜِﺘَٰﺐِ ﻟَﻜَﺎﻥَ ﺧَﻴۡﺮًا ﻟَّﻬُﻢ ۚ ﻣِّﻨۡﻬُﻢُ ٱﻟۡﻤُﺆۡﻣِﻨُﻮﻥَ ﻭَﺃَﻛۡﺜَﺮُﻫُﻢُ ٱﻟۡﻔَٰﺴِﻘُﻮﻥَ

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.” (QS. Ali Imran, 3: 110).

Baca:  Nahi Munkar KH. Hasyim Asy’ari dalam Bidang Akidah

Banyaknya majelis ilmu jika amru bil ma’ruf dan nahyu ‘anil munkar tidak ditegakkan, maka ummat ini tidak akan pernah menjadi yang terbaik. Apalagi jika pengajian pun telah kehilangan ilmu dan tak ada gelegak dakwahnya sehingga tidak menambah iman.

Kalau seandainya saat ini kita gagal…., kalah…; kalau seandainya, hanya seandainya saja, kita tidak mampu mewujudkan apa yang seharusnya, sedangkan kita tidak surut dalam berjuang dan tidak pula berputus asa terhadap rahmat Allah, maka ini adalah pintu awal kemenangan yang besar di masa yang akan datang; dalam persoalan lebih besar dan berkelanjutan.*

Diambil dari FB Mohammad Fauzil Adhim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akhir zamanamar ma'rufberjuangmaksiatNabinahi munkarperjuangan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengamat Senjata Kimia Dikirim ke Turki Kumpulkan Sampel Dugaan Penggunaan Gas Sarin Rezim Bashar
Tulisan selanjutnya Pemimpin Kafir dan Bukti Kadar Keimanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Berita
27 Agustus 2026 12:13
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

perjuangan
Meminang Surga

Matinya Perjuangan

17 Januari 2022 14:00
Meminang Surga

Lembut Itu Ada Takarannya

30 November 2021 15:00
Za'faran Herbal
Meminang Surga

Tiap Obat Ada Dosisnya ⁣

8 Oktober 2021 07:33
Jepang, Negeri Yang menua
Meminang Surga

Keengganan Mengurusi Anak Dan Masa Depan Demografis Jepang. ⁣⁣

13 September 2021 17:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?