Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ramadhan di Mancanegara

Keceriaan Ramadhan Umat Islam di Negeri Komunis China

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 21 Juli 2012 23:10
Bagikan
Pekerjaan seberat apapun untuk mencari nafkah tidak mengganggu kegiatan puasa muslim cina
Bagikan

Hidayatullah.com–Di bawah pemerintahan komunis China, kehadiran bulan suci Ramadhan nyatanya tidak mengendorkan semangat beribadah umat Islam. Tak ubahnya dengan di Indonesia, muslim China juga selalu bangun pukul 03.00 dini hari untuk mempersiapkan sahur.

Bahkan pada hari pertama Ramadhan yang jatuh pada hari Jumat (20/07/2012) di China, puluhan ribu muslim China rela berbondong-bondong mendatangai Masjid Dongguan.

Masjid Dongguan adalah masjid bersejarah di daerah Xining. Saat ini masjid itu tercatat telah berusia 600 tahun.

“Bulan Ramadhan adalah bulan teristimewa dan bulan paling dinanti umat Islam. Doa pada hari pertama juga sangat penting (bagi kami),” jelas Ma Yongliang, seorang muslim China kepada kantor berita Xinhua.

Tinggal di negara dengan mayoritas berkeyakinan Budha dan Tao, muslim China tetap tidak terpengaruh dengan kondisi dari kultur dan lingkungan yang ada.

Baca Juga

Gadis Timor Leste Masuk Islam, Direstui Kedua Orang Tuanya yang Katolik
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
Seluruh Sopir Taksi Dubai Diberi Uang Bonus Ramadhan

“Kami telah menerapkan hukum Al-Qur’an selama berabad-abad, meskipun kehidupan terus berubah, namun iman (Islam) kami tidak berubah,” tambah Ma Yongliang.

Muslim China bahkan tak malu menunjukkan aktivitas keagamaannya, mulai dari shalat lima waktu hingga mengkhatamkan Al Qur’an. Mereka lakukan hal ini secara terbuka dan penuh bangga.

Hebatnya lagi, di saat puasa menahan lapar dan dahaga sejak pagi hingga matahari terbenam, nyatanya tidak menyurutkan mereka dari mengerjakan pekerjaan sehari-hari dalam mencari nafkah.

“Selain mengurus anak dan orang tua di keluarga, saya juga melakukan pekerjaan (tekstil) di rumah untuk mencari tambahan nafkah,” kata Han Yan, seorang Muslimah yang bekerja di Qinghai Yijia Buhala Nation Fashion.

Han Yan menegaskan bahwa berat atau tidak pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga dan membantu suami mencari tambahan nafkah suami, hal itu tidak membuat dirinya lantas tidak berpuasa karena alasan lelah dan sebagainya.

Negara China saat ini mengakui lima agama selain atheisme, antara lain adalah Islam, Protestan, Katolik, Taoisme, dan Buddhisme. Menurut data resmi, China memiliki 22 juta Muslim, sebagian besar terkonsentrasi di Xinjiang, Ningxia, Gansu, dan Qinghai.

Sedangkan menurut data tidak resmi. populasi umat Islam di China berada pada tingkat tertinggi kedua setelah atheis, sekitar 65-100 juta Muslim atau sekitar 7,5 persen dari populasi dibandingkan agama lainnya, seperti dikutip dari Onislam.net.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Suriah, Kamera Video = Kalashnikov
Tulisan selanjutnya Hikmah Kesederhanaan Ramadhan di Filipina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Ramadhan di Mancanegara

70.000 Jamaah Berkumpul di Masjid Al-Aqsha untuk Shalat Jumat Terakhir di Bulan Ramadhan

9 Mei 2021 11:22
Ramadhan di Mancanegara

Hadapi Gelombong Kedua Covid-19, Mesir Melakukan Penguncian jelang Hari Raya Idul Fitri

6 Mei 2021 14:00
Ramadhan di Mancanegara

Usia 72 Tahun Tak Halangi Nenek Ini Khatam Al-Quran Meski Gunakan Kaca Pembesar

30 April 2021 10:59
Ramadhan di Mancanegara

Bek Leicester City Berterima Kasih pada Lawan Main setelah Diizinkannya Berbuka Puasa

28 April 2021 13:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?