Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Laporan 2015 Menunjukkan Semakin Banyak Aparat Jerman Terlibat Korupsi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 November 2016 05:13 5:13 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 November 2016 05:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tahun lalu, 33 pegawai negeri sipil federal dan pegawai pemerintah lainnya menjalani pemeriksaan di Jerman, menurut laporan koran Welt am Sonntag (WamS). Kasus yang melibatkan mereka beragam mulai dari korupsi hingga pelanggaran kepercayaan.

Mengutip kajian pencegahan korupsi tahunan pemerintah periode 2015, WamS melaporkan bahwa tuduhan korupsi yang paling banyak di Jerman adalah kasus suap berkaitan dengan pengurusan visa oleh Kementerian Luar Negeri, lansir Deutsche Welle Ahad (27/11/2016).

Kementerian Luar Negeri telah mengambil tindakan disipliner dalam 11 kasus yang melibatkan 15 aparat tersangka, lapor WamS. Sepuluh di antaranya terlibat dalam kasus visa.

Dalam sebuah kasus lain, sejumlah PNS diduga menerima 10.000 euro dari perusahaan konstruksi yang berusaha mendapatkan kontrak proyek pembangunan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang PNS yang menjadi tersangka diganjar dengan sanksi pemotongan gaji 50%.

Dikompilasi oleh Kementerian Dalam Negeri, studi itu menunjukkan peningkatan kasus korupsi yang dilaporkan. Sebagai perbandingan, di tahun 2014 hanya ada 19 penyelidikan kasus korupsi dan hanya 12 kasus di tahun 2013.

Kerugian terbesar akibat korupsi dialami oleh kementerian federal untuk urusan lingkungan, konservasi alam, pembangunan dan keselamatan nuklir. Seorang pegawai kementerian itu dituduh memberikan informasi penting kepada sebuah perusaan sehingga menguntungkannya ketika mengikuti proses tender. Oknum aparat yang sama juga membuat faktur-faktu palsu, sehingga menurut WamS negara mengalami kerugian 870.000 euro (sekitar 12,4 miliar rupiah).

Dalam sebuah kasus lain, seorang pegawai Bundeswehr (militer Jerman) dipecat karena menerima gratifikasi berupa sebuah iPad, sebuah laptop dan sejumlah uang.

Tanpa disebutkan namanya, WamS melaporkan bahwa perusahaan yang menyuap staf Bundeswehr dengan hadiah sejumlah gadget itu bertindak sungguh kurang ajar, yaitu memasukkan biaya pembelian gadget untuk sogokan tersebut ke dalam surat tagihannya yang dikirim ke Bundeswehr.

Dua pegawai pabean dituduh mendapatkan gratifikasi berupa tiket konser.

Seorang pegawai pabean lain, menurut WamS, dituduh membantu sebuah perusaan asal Asia untuk menghindari pajak.

Tiga orang PNS menjadi tersangka kasus korupsi di Kementerian Tenaga Kerja.

Dalam satu kasus peserta pelatihan kerja mengajukan gugatan terhadap beberapa staf di pusat rekrutmen setelah mereka diduga mengambil uang dari para pengangguran agar dapat mengikuti pelatihan.

WamS menyoroti bahwa organisasi pemerhati korupsi Transparency International (TI) masih menempatkan Jerman di peringkat tinggi dibanding negara lain. Jerman ditempatkan setara dengan Inggris dan Lexembourg, di peringkat lima dalam skala TI berbasis pada tingkat kejujuran dan korupsi internasional. Sementara PNS di Hungaria, Slovekia, Yunani, Rumania, Italia dan Bulgaria, menurut skala TI itu, termasuk yang paling korup di kalangan negara Uni Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yang Penting dan Perlu Diperhatikan terkait Rumah Sakit Lapangan
Tulisan selanjutnya Orang Sekarat dan Korban Jiwa akibat Badai Asma di Australia Bertambah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

KH. Abdullah Said dalam Liputan Majalah Panji Masyarakat

Sejarah
3 Oktober 2026 09:16
Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
Amerika Jatuhkan Sanksi atas Jaringan Pendanaan Hamas
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?