Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Yang Penting dan Perlu Diperhatikan terkait Rumah Sakit Lapangan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 November 2016 05:02 5:02 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 November 2016 05:00
Bagikan
Seminar Internasional Manajemen RS Lapangan di Wilayah Bencana dan Konflik di RS Olahraga Nasional Cibubur, Jakarta Timur, Ahad (27/11/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Suatu daerah yang sedang dilanda bencana seperti gempa bumi, banjir, dan tsunami atau konflik, peperangan sangat urgen didirikan Rumah Sakit Lapangan (RSL).

Namun untuk mendirikan RSL tetap harus mengikuti prosedur yang berlaku. Selain itu, juga harus mempunyai struktur dan organisasinya, jenis pelayanan, dan model bangunan.

Hal tersebut disampaikan Dr Wolfgang Titus dalam acara Seminar Internasional Manajemen RS Lapangan di Wilayah Bencana dan Konflik di RS Olahraga Nasional Cibubur, Jakarta Timur, Ahad (27/11/2016).

“Ada beberapa model Rumah Sakit Lapangan yang bisa didirikan, seperti model tenda, kontainer, kombinasi tenda dan kontainer atau kontainer dan gedung,” kata Wolfgang, ahli bedah asal Jerman dan juga Direktur-Ret di RS Militer Berlin Jerman ini.

“Masing-masing model mempunyai kelebihan dan kekurangan. Di Indonesia disarankan menggunakan tenda karena melihat kondisi di lapangan,” tambahnya.

Baca Juga

Studi: Kopi Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Kanker dan Sirosis Hati
Temuan BRIN, Bahaya Vape: 100% Berdampak Diabetes, 92% pada Paru-Paru
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan

Rumah Sakit di Aleppo Dibom, Lusinan Orang Terperangkap dalam Reruntuhan

Bukan Modal Semangat Saja

Hal lain yang harus menjadi perhatian adalah para dokter, perawat, dan relawan saat bertugas di tempat bencana atau konflik, harus tahu apa yang harus dikerjakan. Juga harus pandai berkomunikasi dan bertanggung jawab penuh atas tugasnya.

“Bukan hanya modal semangat pengabdian saja,” ujar Wolfgang yang berpengalaman 20 tahun mengelola RSL di berbagai negara, antara lain Kosovo, Kongo, Afghanistan, Iran, dan Kamboja.

Sementara itu, narasumber lainnya, Dr dr Basuki Supartono, Direktur RS Olahraga Nasional, mengatakan, untuk mendirikan RSL, pada prinsipnya harus tetap menjaga kualitas. Tetapi tentu fasilitasnya tidak selengkap rumah sakit yang permanen.

Kata Basuki, ada saja kesulitan-kesulitan yang akan dihadapi saat di lapangan. Misalnya SDM, dana, atau koordinasi. Apalagi untuk daerah konflik, tidak mudah membangun RSL.

“Kita harus lapor ke pemerintah setempat, harus tahu diri, ini masalah keamanan, kita sipil bukan militer. Kita harus punya mitra di tempat lokasi, kalau sendirian akan membahayakan kita,” ujar Basuki yang juga pembina Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI).

Seminar ini dihadiri sekitar 200 peserta dari umum, relawan BSMI, dan mahasiswa kedokteran dari berbagai perguruan tinggi.* Dadang Kusmayadi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bencana alamBSMIDirektur RS Olahraga NasionaldokterDr dr Basuki SupartonoKesehatankondisi daruratkonflikperawatrelawanRSLRumah Sakit LapanganseminarTeknologiWolfgang Titus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Flu Burung Merebak di Eropa, Belanda Musnahkan 190.000 Bebek
Tulisan selanjutnya Laporan 2015 Menunjukkan Semakin Banyak Aparat Jerman Terlibat Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia

Berita
11 Oktober 2026 20:48
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Terbaru

  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato

8 Juli 2026 08:09
Iptekes

UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa

3 Juli 2026 20:54
Iptekes

Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

21 Juni 2026 13:43
Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?