Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

BNN: 80 Persen Pengguna Narkoba adalah Orang yang Tahu Bahaya Narkoba

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Februari 2017 22:48 10:48 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Februari 2017 22:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com —Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) Ali Djohardi Wirogioto menyampaikan dalam hasil penelitian terbaru lembaganya menemukan bahwa mayoritas para pengguna narkoba adalah orang yang paham dan sadar akan bahaya narkoba. Menurut Ali temuan tersebut mengubah image selama ini bahwa pengguna narkoba adalah kaum awam.

“Prosentasinya mendekati 80 persen hasil penelitian kita menemukan bahwa pengguna narkoba di Indonesia bukan orang awam namun paham bahayanya. Pengguna narkoba dikalangan pelajar dan mahasiswa serta kaum muda lainnya tingkat pengetahuannya tentang narkoba mempunyai nilai 8 ke atas,”ungkap Ali saat menghadiri acara Deklarasi Front Anti Narkoba Tingkat Jawa Barat di Bandung, Sabtu (18/2/2017).

Ali menambahkan dengan temuan tersebut akan menambahkan tugas tersendiri bagi BNN dan elemen masyarakat anti narkoba lainnya dalam mencegah dan menanggulangi penyalahgunaan narkotika. Sebab, sambung Ali, orang yang tidak paham bahaya narkoba akan lebih mudah disadarkan ketimbang mereka yang sudah paham.

“Ini adalah salah satu tantangan yang harus kita hadapi bersama, namun dengan kebersamaan insya Allah akan dapat kita atasi dengan lebih mudah,”imbuhnya.

Baca:   BNN Siap Tembak Mati Pengedar Narkoba

Tantangan lain menurut Ali yakni adanya pergeseran nilai dan makna tentang narkoba dimana sebelumnya penyalahgunaan narkoba masuk sebagai kejahatan dan kriminalitas namun mulai diwacanakan hanya sebagai masalah kesehatan masyarakat semata. Ali mengaku wacana tersebut diungkap beberapa Negara maju dalam pertemuaan resmi 180 negara yang tergabung dalam Conference National on Drug (CND).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Ada kecenderung dari negera-negara maju yang menginginkan dan mewacanakan agara masalah narkotika ini masalah kesehatan masyarakat. Saya tidak tahu apakah ini kecenderung politik, sosial, budaya atau yang lainnya, silakan bapak ibu menilai dan mencermatinya,” ungkapnya.

Namun Ali menyampaikan bahwa Indonesia dan Negara-negara ASEAN lainnya telah menyatakan ketidaksetujuannya atas wacana tersebut. Ali juga menegaskan bahwa sampai saat ini dalam penegakan hukum tetap mengacu pada UU yang berlaku di Indonesia termasuk hukum mati bagi produsen maupun penggedar atau Bandar narkoba. Untuk itu pihaknya mendukung adanya deklarasi FAN dan siap menjalin kerjasama dengan elemen masyarakat khususnya Ormas Islam.

Baca: BNN Waspadai Peredaran Narkoba Berbentuk Permen

Semnetara itu Sekretaris Jendral Lembaga Persahabatan Ormas Islam (Sekjen LPOI), Luthfi A Tamimi menegaskan bahwa salah satu tujuan mendeklarasikan FAN adalah jihad terhadap narkoba, demi kedaulatan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia lalu membacakan deklarasi pembentukan Front Anti Narkoba Nasional Jawa Barat yang berisi:

Pertama, Kami bertekad membersihkan narkoba dari seluruh jajaran Pendidikan mulai dari pesantren, sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Kedua, mendukung penuh Badan Narkotika Nasional (BNN), membasmi tuntas bandar dan pengedar narkoba di Indonesia.

Ketiga, menuntut pemerintah untuk memperkuat Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan membentuk Detasemen Khusus (Densus).

Keempat, mendesak kepada Presiden Republik Indonesia untuk tidak memberi pengampunan terhadap terpidana bandar dan pengedar narkoba, serta segera mengeksekusi terpidana mati.

Kelima, memerangi kejahatan narkoba, termasuk pengkhianat bangsa yang bekerjasama dengan kekuatan perusak dari dalam dan luar negri. Yang ditandatangani oleh Ketua Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A dan Gubernur Jawa Barat Dr. H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si.*/Abu Luthfi Satrio

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ali Djohardi WirogiotoBadan Narkotika NasionalBahaya NarkobaBNNnarkotika dan obat terlarangpengguna narkobatembak mati
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Delegasi diplomatik turki mesir Bela Ikhwanul Muslimin Mesir, Erdogan Sebut IM Organisasi Ideologi
Tulisan selanjutnya Aher: Ketahanan Keluarga Tameng Generasi Muda Dari Pengaruh Narkoba

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?