Hidayatullah.com – Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH) menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah shalat kepada belasan mualaf di Sekolah Mualaf Indonesia (SMI) Jalan Sendangguwo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2026).
Penyerahan wakaf mukena dan sarung ini dilakukan dalam rangkaian wisuda perdana santri SMI Semarang. Aksi sosial tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris YAWASH, M Azmi, serta pembina SMI sekaligus pendiri Yayasan Tionghoa Muslim Inspiration (TMI), Koh Muhammad Aziz Loe.
Perkuat Fondasi Iman Mualaf
Sekretaris YAWASH, M Azmi, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian umat dalam merangkul mualaf. Kehadiran sarung dan mukena ini diharapkan dapat mendongkrak aspek keimanan para penerima manfaat.
“Penyerahan sarung dan mukena ini bertujuan untuk memotivasi para mualaf agar lebih bersemangat dalam mendirikan shalat. Adanya mukena dan sarung baru ini diharapkan mampu meningkatkan kekhusyukan serta rasa percaya diri mereka saat beribadah,” ujar Azmi.
Senada dengan hal tersebut, pembina SMI, Koh Muhammad Aziz Loe, menilai dukungan ini sebagai investasi jangka panjang demi memperkuat fondasi iman para mualaf.
“Saya Koh Aziz Loe, mewakili Sekolah Mualaf Indonesia Semarang mengucapkan banyak terima kasih kepada Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah yang telah mewakafkan peralatan shalat kepada kami. Barakallahu fikum. Insya Allah kita selalu dalam ridha dan berkah Allah,” ungkap Koh Aziz.
“Insya Allah, kami akan terus bekerja sama untuk menyalurkan bantuan serupa ke berbagai daerah lainnya,” tambahnya di sela-sela acara.
Program ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh para santri dan pengurus lembaga. Perlengkapan shalat baru ini dinilai sangat membantu proses belajar para mualaf yang kini sedang giat mendalami tata cara serta ajaran Islam.
“Alhamdulillah, dengan pemberian mukena dan sarung ini sangat bermanfaat bagi kami. Terima kasih untuk Yayasan Wakaf Al-Quran Suara Hidayatullah, para muhsinin, pewakaf, serta donatur, semoga menjadi pahala jariyah,” ucap pengurus SMI Semarang, Silvy.
Rasa haru dan bahagia juga diungkapkan oleh Susan, salah satu mualaf yang menerima bantuan.
“Terima kasih pemberian mukena untuk kami. Insya Allah bermanfaat,” tutur Susan penuh rasa syukur.
Melalui momentum wisuda perdana dan penyaluran bantuan ini, SMI Semarang bersama YAWASH berkomitmen untuk terus konsisten menjadi wadah bimbingan spiritual yang bersahabat bagi para mualaf di wilayah Jawa Tengah.
Yayasan Wakaf Qur’an Suara Hidayatullah adalah organisasi non profit berbentuk yayasan yang didirikan oleh Majalah Suara Hidayatullah. Yayasan Wakaf Qur’an Suara Hidayatullah berdiri pada tahun 2011, dengan visi “Satu Mushaf disetiap rumah kaum muslimin”. Saat ini kami sering memberi sebutan singkat “YAWASH”.




