Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Umat Islam Dinilai Kekurangan Literatur Soal Sejarah PKI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2017 20:23 8:23 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Oktober 2017 20:23
Bagikan
Peluncuran buku “Dari Kata Menjadi Senjata: Konfrontasi Partai Komunis Indonesia dengan Umat Islam”
Bagikan

Hidayatullah.com–Umat Islam kekurangan literatur tentang sejarah hubungan umat Islam dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Demikian disampaikan Ketua tim penulisan buku “Dari Kata Menjadi Senjata: Konfrontasi Partai Komunis Indonesia dengan Umat Islam”, Beggy Rizkiyansyah.

Selama ini, umat Islam  lebih banyak mengandalkan literatur lama yang seringkali sudah tertinggal dari perkembangan data-data baru, ujar Beggy, demikian ia akrab disapa.

“Atau malah hanya mengandalkan film G-30 S semata yang telah dirilis lebih dari 40 tahun yang lalu dan tak lepas dari kontroversi,” kata pegiat komunitas Jejak Islam untuk Bangsa (JIB) ini seusai acara peluncuran bukunya, Ahad (01/08/2017) kemarin di Masjid Abu Bakar Ashshiddiq, Jakarta Timur.

Baca: G30S/PKI Realita Sejarah Tak Terbantahkan

Ada memang, kata dia, beberapa buku yang boleh jadi ditulis untuk umat Islam di Indonesia. Namun, menurutnya buku itu hanya memberikan satu sisi saja. Biasanya seputar kekejaman PKI yang dirasakan oleh umat Islam.

Tapi banyak juga, tambahnya, buku yang tidak memberikan porsi yang berimbang. Membahas peristiwa 1965, tanpa melihat sejarah panjang sebelumnya tak akan memberi gambaran yang lebih baik.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kami mulai mencoba untuk memberi gambaran dari aspek yang berbeda-beda. Mulai dari aspek kronologis yang panjang, politis, dampak peristiwa 1965, hingga yang menjadi isu hangat, yaitu soal ‘rekonsiliasi.’,” tuturnya.

Baca: ‘Dari Kata Menjadi Senjata’, Buku Konfrontasi PKI vs Umat Islam Diluncurkan JIB-JITU

Beggy juga merasa penulisan sejarah tentang hubungan umat Islam di Indonesia dengan PKI tidak memadai. Sementara menurutnya, ada banyak sekali literatur yang terbit mengenai gerakan kiri, komunisme atau Partai Komunis Indonesia (PKI), terutama soal peristiwa 1965.

“Hampir setiap tahun rasanya terbit buku-buku baru mengenai Partai Komunis Indonesia, gerakan kiri atau pun peristiwa 1965,” ujarnya.

Namun, lanjutnya, jarang sekali -bahkan setahun sekali pun belum tentu-, buku-buku yang mengupas hubungan umat Islam dengan gerakan komunis (terutama PKI) dan ditulis dengan sudut pandang umat Islam.*/Andi  R

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ajip Rosidibahaya PKIbedah bukuBuku 'Dari Kata Menjadi Senjata'G30SG30SPKIHanibal WijayantoJejak Islam untuk BangsaJIBJITUJoko PekikJurnalis Islam Bersatukebangkitan PKIkonfrontasi PKI vs umat IslamPartai Komunis IndonesiapenulisPKIsejarah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag dan Dubes Saudi Lepas Calon Mahasiswa Universitas Islam Madinah di Jakarta
Tulisan selanjutnya 454 Kloter Jamaah Haji Indonesia Sudah Pulang, Selasa Ini Dijadwalkan 19 Kloter

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?