Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Palang Merah Minta Maaf Dana Ebola $5 Juta Dikorupsi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 November 2017 10:28 10:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 November 2017 10:28
Bagikan
Pasien Ebola di Uganda sedang dirawat petugas medis.
Bagikan

Hidayatullah.com—Palang Merah mengkonfirmasi bahwa dana bantuan lebih dari $5 juta hilang akibat dikorupsi selama wabah Ebola di Afrika Barat.

Auditor mendapati ada penggelembungan harga barang suplai, gaji untuk pegawai ghaib dan surat tagihan palsu, lapor BBC Jumat (3/11/2017).

Wabah Ebola, yang merebak antara tahun 2014 dan 2016, merenggut nyawa sedikitnya 10.000 orang. Untuk menaklukkan wabah tersebut dibutuhkan operasi kemanusiaan masif dengan dana jutaan dolar.

Seriring dengan penyebaran Ebola di Liberia, Sierra Leone dan Guinea, Federasi Palang Merah yang berpusat di Jenewa menyalurkan dana tunai kepada Palang Merah di masing-masing negara, yang jumlah keseluruhannya sekitar $100 juta.

Hasil pemeriksaan auditor Palang Merah mendapati bahwa di Liberia dana bantuan sebanyak $2,7 juta lenyap digelapkan dengan cara menaikkan harga barang persediaan, atau untuk menggaji pegawai yang sebenarnya tidak ada alias pegawai siluman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Sierra Leone, rupanya staf Palang Merah kongkalikong dengan pegawai bank setempat untuk menggelapkan dana lebih dari $2 juta. Sementara di Guinea, di mana penyelidikan masih berlangsung, sekitar $1 juta dana bantuan digelapkan dalam bentuk tagihan palsu.

Palang Merah kepada wartawan BBC Imogen Foulkes di Jenewa mengatakan bahwa pihaknya sangat menyesal dan meminta maaf dana bantuan tersebut hilang karena korupsi.

Organisasi itu menambahkan bahwa pihaknya telah menerapkan prosedur keuangan yang lebih ketat, dan berjanji akan menindak siapa saja staf Palang Merah yang terlibat dalam masalah itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemimpin Catalonia Puidgemont Jadi Buronan Spanyol
Tulisan selanjutnya Taman Bermain Ali Baba Dianggap Bukti Islamisasi Jerman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
Berita

LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia

Berita
24 September 2026 11:12
Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang

Terbaru

  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
  • Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
  • Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?