Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tim OPCW akan Periksa Gas Saraf Kasus Peracunan Skripal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Maret 2018 23:31 11:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Maret 2018 06:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pakar-pakar internasional akan tiba di Inggris guna memeriksa jenis gas saraf yang dipakai untuk meracuni bekas agen ganda Rusia Sergei Skripal dan putrinya di Salisbury.

Sebuah tim dari Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons (OPCW) akan mengunjungi pangkalan riset militer Porton Down di Wiltshire, lapor BBC Senin (19/3/2018).

Para pakar di lembaga riset itu mengatakan racun yang dipakai merupakan tipe pertama gas saraf yang dikembangkan Rusia.

Delegasi OPCW yang berbasis di Den Haag, Belanda, yang merupakan polisi bagi pelaksanaan pelarangan penggunaan senjata kimia, juga akan bertemu dengan detektif-detektif Inggris

Mereka diundang pemerintah kerajaan untuk melakukan pemeriksaan independen guna memastikan jenis gas saraf yang dipakai meracuni Skripal. Pemeriksaan sedikitnya memerlukan waktu dua pekan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dubes Rusia untuk Uni Eropa mengisyaratkan bahwa menurutnya gas saraf tersebut berasal dari laboratorium yang berada di Inggris, bukan Rusia seperti yang dituduhkan.

“Jika anda menemukan gas saraf atau apapun, anda mengeceknya dengan sampel-sampel tertentu yang anda simpan di laboratorium. Dan Porton Down, seperti yang kita semua ketahui, adalah fasilitas militer terbesar di Kerajaan Inggris yang selama ini bergelut dengan riset senjata-senjata kimia. Dan kenyataannya fasilitas itu terletak hanya delapan mil dari Salisbury,” kata Vladimir Chizov kepada BBC (18/3/2018).

Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson membantah kemungkinan tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Papua Tolak Tuntutan PPGJ Soal Masjid Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Tabrak Mati Pejalan Kaki, Uber Tangguhkan Proyek Mobil Swakemudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online

Berita
27 September 2026 10:23
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri

Terbaru

  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
  • Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?