Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Sebelum Divonis, 38 Ahli Hukum Berbagai Negara Desak Israel Bebaskan Ahed Tamimi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Maret 2018 16:28 4:28 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Maret 2018 12:26
Bagikan
Ahed sedang mengepalkan tangan melawan tentara Zionis
Bagikan

Hidayatullah.com–Aktivis remaja Palestina, Ahed Tamimi, akhirnya divonis 8 bulan di penjara oleh pengadilan militer Israel.

Remaja berumur 17 tahun itu ditangkap pada Desember 2017 setelah sebuah video yang memperlihatkan dia menampar dan memukul dua tentara Israel di luar rumahnya di desa Nabi Saleh menjadi viral.

Vonis itu, diumumkan pada sidang tertutup pada Rabu di pengadilan militer Israel Ofer dekat Ramallah, mengakhiri kasus yang menarik perhatian seluruh dunia.

Tamimi menerima kesepakatan itu sebagai ganti mengaku bersalah empat dari 12 dakwaan yang ditujukan padanya, menurut Gaby Lasky, pengacara remaja tersebut.

Delapan dakwaan lainnya, termasuk pelemparan batu dan “penghasutan teror dan penikaman”, digugurkan oleh penuntut, Lasky mengatakan pada Aljazeera.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Tidak ada keadilan di bawah penjajahan dan pengadilan ini ilegal,” kata remaja itu, berbicara di ruang sidang setelah kesepakatan pembelaan disampaikan oleh hakim, menurut ayahnya, Bassem Tamimi.

Baca: [VIRAL] Mengenal Ahed Tamimi, Remaja Palestina yang Pemberarani

Tamimi mengaku bersalah ” menyerang” dia petugas militer Israel dan “dua tindakan kriminal lain” di mana dia “mengganggu” seorang tentara Israel dan “melakukan penghasutan”, menurut pernyataan militer Israel.

Tiga bulan yang telah Tamimi jalani di penjara akan dimasukkan ke vonis hukumannya, kata Lasky. Dia juga didenda  $1,500.

Bulan lalu, hakim memutuskan bahwa proses pengadilan remaja itu akan dilakukan secara tertutup. Pada Senin, pengadilan banding militer Israel menolak permintaan Tamimi yang meminta agar proses pengadilannya dibuka untuk umum.

Mengomentari vonis itu, Lasky mengatakan, “kami memahami bahwa Ahed tidak akan menerima proses pengadilan yang adil. “Negosiasi tuntutan merupakan pilihan terbaik yang orang Palestina bisa dapat di pengadilan militer.”

Hukuman terhadap wanita keluarga Tamimi

Tamimi ditangkap dalam penggerebekan yang dilakukan pada tengah malam setelah video yang memuat konfrontasinya dengan tentara Israel secara luas tersebar di media sosial. Ibunya, Nariman, ditangkap setelah itu karena menyiarkan insiden tersebut secara langsung di Facebook.

Tidak lama setelah video itu direkam, remaja tersebut menerima informasi bahwa pasukan Israel telah menembak wajah sepupu laki-lakinya berumur 15 tahun, Mohammad, dari jarak dekat dengan peluru karet.

Pada Januari, Ahed dan Nariman keduanya didakwa dengan berbagai tuduhan, termasuk “penyerangan berat” dan “penghasutan”.

Baca: Gadis Penampar Tentara Israel Dihukum 8 Bulan Penjara

Lasky mengatakan Nariman juga telah menerima negosiasi tuntutan. Seperti anak perempuannya, dia juga divonis delapan bulan penjara, termasuk waktu yang telah dijalaninya. Menurut pernyataan militer, Nariman divonis “menyebabkan penghasutan” dan “mengganggu dan menyerang” tentara Israel.

Nariman akan didenda $1,700.

Keduanya diperkirakan akan bebas pada Juli.

“Ini merupakan cara penjajahan gunakan untuk menghukum kami,” Bassem mengatakan setelah sidang. “Semua keputusan penjajahan itu ilegal dan tidak dapat dibenarkan, karena penjajahan itu sendiri ilegal.”

Sementara itu, Nour, sepupu Ahed berumur 20 tahun yang juga muncul dalam video tersebut, divonis bersalah karena “menyerang” seorang tentara Israel dan dijatuhi hukuman yang telah dijalaninya dan denda $576, menurut pernyataan militer.

‘Dia tidak bisa mendapatkan persidangan yang adil’

Baca: Israel Menolak Sidang Pengadilan Remaja Palestina Secara Terbuka

Sahar Prancis, Direktur Kelompok HAM tahanan Palestina Addameer, mengatakan pada Aljazeera bahwa “kebanyakan kasus” di pengadilan militer Israel berakhir dengan sebuah negosiasi tuntutan.

“Mereka [orang Palestina] tidak mempercayai sistem itu. Semua pengakuan didapat dengan penyiksaan, perlakuan buruk dan paksaan,” katanya.

Jika seorang warga Palestina dimasukkan ke dalam persidangan, hal itu akan didasarkan pada “pengakuan” yang didapat melalui pelecehan dan pemaksaan selama interogasi awal, kata Francis.

Sementara, hampir 100 persen persidangan warga Palestina di pengadilan militer Israel berakhir dengan vonis bersalah, meninggalkan warga Palestina harapan kecil akan pengadilan yang adil.

Berdasarkan Defense for Children International-Palestine (DCIP), dari 297 kasus yang ditangani oleh pengacara kelompok itu antara tahun 2012 dan 2015, 295 diantaranya berakhir dengan negosiasi tuntutan.

“Pengadilan militer ini tidak mampu menawarkan pengadilan yang adil di bawah penjajahan [militer] berumur 50 tahun,” kata Francis.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahed TamimiGadisHRWHuman Rights Watchisraelpejuang palestinaPenamparpengadilan militerremaja Palestinatentara IsraelTepi BaratZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya daging Bacon Denmark Bangun Pagar Anti-Babi di Perbatasan Jerman
Tulisan selanjutnya Belajar dari Bakrie, Penghulu KUA Paling Sering Laporkan Gratifikasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?