Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Denmark Bangun Pagar Anti-Babi di Perbatasan Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Maret 2018 10:58 10:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Maret 2018 10:58
Bagikan
daging Bacon
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com—Denmark menyatakan tekadnya untuk mendirikan pagar 70 kilometer sepanjang perbatasan dengan Jerman, guna melindungi industri peternakan babinya yang mendatangkan banyak uang.

Denmark berharap pagar itu dapat mencegah babi-babi hutan dari Jerman –yang membawa virus mematikan flu babi Afrika– memasuki wilayahnya.

Jerman: Flu Babi Afrika Mengancam, Silahkan Berburu Celeng

Saat ini belum ada laporan kasus flu babi Afrika di Denmark, tetapi pemerintah Kopenhagen khawatir dengan kasus-kasus flu babi Afrika yang sudah bermunculan di negara tetangga. Penyakit babi itu sudah hadir di Polandia, Republik Ceko, Rumania, Estonia, Latvia dan Lithuania, menurut pemerintah Denmark.

“Saya tidak ingin mengambil resiko,” kata Esben Lunde Larse, menteri Denmark untuk urusan makanan dan lingkungan seperti dikutip Euronews Kamis (22/3/2018).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Denmark merupakan salah satu pengekspor babi terbesar di Uni Eropa, dan setiap tahun negara menerima miliaran dolar dari hasil penjualan babi.

“Wabah demam babi Afrika di Denmark seketika akan mematikan semua ekspor ke negara ketiga,” imbuh Larsen.

“Pagar pembatas nantinya akan mencegah babi-babi hutan liar yang terinfeksi virus melintasi perbatasan dan memudahkan para pemburu untuk mengenyahkan celeng-celeng dari Denmark,” kata Larsen.

African swine fever (ASF) atau disebut juga flu babi Afrika tidak berbahaya bagi manusia dan hewan lain. Namun, bagi babi celeng dan babi peternakan, penyakit ini sangat mematikan, mereka bisa mati semua dalam waktu 10 hari setelah terinfeksi. Saat ini belum ada vaksi babi yang dapat mencegah penyakit tersebut.

Selain akan membuat pagar sebagai upaya pencegahan penyebaran ASF, pemerintah Denmark juga memberlakukan denda besar kepada pihak-pihak yang tidak membersihkan kendaraan pengangkut hewannya. Para pengimpor makanan ilegal akan dikenai hukuman serupa.

Pagar yang akan didirikan diperkirakan setinggi 5 meter. Pagar akan dilengkapi dengan cattle grids, semacam jembatan berbilah kayu atau besi renggang yang bisa memerangkap kaki hewan yang melintasinya sehingga tidak dapat bergerak lebih jauh.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tanggapan IAIN Bukittinggi soal Cadar Dinilai Tak Sesuai Harapan
Tulisan selanjutnya Sebelum Divonis, 38 Ahli Hukum Berbagai Negara Desak Israel Bebaskan Ahed Tamimi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?