Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KPAI Desak Pemerintah Penuhi Hak Pendidikan Anak Korban Gempa

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2018 10:17 10:17 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 13 Agustus 2018 10:12
Bagikan
Sekolah di Mataram, NTB, rusak kena gempa.
Bagikan

Hidayatullah.com– Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak pemerintah untuk memenuhi hak pendidikan anak-anak terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Komisioner KPAI bidang Pendidikan Retno Listyarti menungkapkan, gempa NTB selama beberapa pekan terakhir membuat ancaman baru bagi keberlangsungan proses pembelajaran di berbagai sekolah.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dikutipnya, ada 468 sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa NTB.

“KPAI menerima beberapa laporan berupa deskripsi singkat sekolah yang kondisi bangunannya terdampak gempa, dimana ruang-ruang kelas mengalami keretakan hingga pondasi sehingga berpotensi runtuh dan membahayakan anak-anak jika kelas-kelas tersebut dipergunakan untuk proses pembelajaran,” ujar Retno kepada hidayatullah.com pekan kemarin.

KPAI menekankan, anak-anak korban gempa harus terpenuhi haknya atas pendidikan dengan tidak mengacu pada batas penetapan situasi darurat yang sebelumnya dinyatakan akan berakhir pada 11 Agustus 2018. Tanggap darurat tersebut diketahui telah diperpanjang masanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kebutuhan dasar anak seperti kebutuhan sandang-pangan-papan, kesehatan, dan pendidikan harus dipenuhi oleh Pemerintah karena proses rehab dan rekonstruksi membutuhkan waktu sangat lama,” desaknya.

KPAI menerima laporan dari SGI (Serikat Guru Indonesia) Mataram yang merupakan anggota FSGI (Federasi Serikat Guru Indonesia) terkait kondisi beberapa sekolah di Mataram yang terdampak gempa.

Di antaranya, kondisi SMPN 12 Mataram yang mayoritas kondisi ruang kelasnya sangat tidak aman untuk kegiatan pembelajaran.

Ada 9 ruang kelas yang temboknya pecah dan bahkan sudah bergeser ,dan 2 ruangan kelas yang plafonnya berpotensi jebol/runtuh. Sementara di ruang kelas lainnya plafonnya sudah berjatuhan, sehingga jika diguncang gempa lagi sangat berpotensi membahayakan peserta didik, karena peserta didik yang belajar di ruangan kelas tersebut rawan tertimpa reruntuhan genteng dari atap sekolah. Kerusakan juga terjadi di ruang guru, ruang labotarium, ruang wakasek, ruang kepsek, ruang perpustakaan, dan mushalla.

Kemudian, ungkapnya, SDN 1 Obel-obel di Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, kondisinya rusak berat sekitar 80% dari bangunan. Dimana 10 ruang kelas retak-retak temboknya, ruang guru dan ruang kepsek dalam keadaan rusak.

“Sekolah sudah diliburkan sejak 29 Juli 2018, dan sejak diliburkan gempa susulan terus terjadi sehingga genteng-genteng sekolah jatuh dan menjebol plafon dan enternit kelas. Seluruh pagar sekolah (sekeliling luasnya sekolah) ambruk seluruhnya. Kursi meja di dalam kelas yang masih bagus kondisinya dikeluarkan untuk diletakan di posko pengungsian,” ungkapnya.

Kemudian, kondisi SMAN 1 Gunung Sari, Lombok Barat, termasuk beruntung karena hanya mengalami kerusakan ringan, yaitu beberapa genteng jatuh dan menimpa plafon hingga pecah. Selain itu, hanya 1 tiang teras (selasar kelas) yang miring.

Lalu SMPN 20 Mataram, Jl Lalu Mesir, Kecamatan Sandubaya, Mataram. Kondisinya 7 ruangan belajar rusak. Anak-anak terancam keselamatan maupun kenyamanan belajarnya di dalam ruangan maupun waktu istirahatnya di luar ruangan di lingkungan sekolah karena temboknya retak-retak meluas dan plafonnya berjatuhan. Selain itu, kerusakan juga terjadi di ruang guru, ruang labotarium IPA, ruang perpustakaan, dan ruang penjaga sekolah.

“Jika di Kota Mataram saja kerusakan-kerusakan di sekolah terbilang sedang sampai berat, bagaimana kondisi gedung-gedung sekolah di Lombok Timur dan Lombok Utara yang lebih dekat dengan pusat gempa,” ungkap Retno.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakanak korban gempaBadan Nasional Penanggulangan BencanaBNPBFSGIgedung sekolahgempa bumigempa Lombokgempa NTBhak pendidikankerusakan sekolahKomisi Perlindungan Anak IndonesiaKomisioner KPAI Bidang Pendidikankorban gempakpaiLombokmataramNTBNusa Tenggara BaratPendidikanpendidikan anakRetno Listyartisarana pendidikansekolahSerikat Guru IndonesiaSGISGI Mataram
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Lukman: Pemerintah Saudi Puji Penyelenggaraan Haji Indonesia
Tulisan selanjutnya Tips Jaga Tubuh Tetap Bugar Setelah Duduk Lama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?