Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ibu-ibu di Kenya Didesak Membunuh Bayi yang Cacat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 September 2018 06:51 6:51 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 September 2018 23:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah hasil studi terbaru mendapati bahwa hampir setengah dari ibu-ibu di Kenya yang memiliki bayi cacat didesak untuk membunuh anaknya.

Studi selama 2 tahun yang dilakukan organisasi amal Disability Rights International menunjukkan bahwa para ibu kerap dipersalahkan atas kecacatan bayi mereka, lapor BBC Kamis (27/9/2018).

Lebih dari dua pertiga ibu yang diwawancarai mengatakan bahwa anak cacat dianggap sebagai kutukan.

Baca: Penghapusan Biaya Melahirkan di Kenya 

Para ibu itu mengatakan bahwa mereka sering dituding sebagai seorang pendosa dan karena itu mereka mendapat balasan dengan kelahiran anaknya yang cacat.

Seorang ibu dari bayi lelaki yang cacat menceritakan kepada peneliti bahwa neneknya memasukkan jarum ke urat nadi putranya agar dia mati secara perlahan-lahan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang ibu lain mengatakan bahwa dia disarankan agar dia menyuapi anaknya dengan cairan asam agar tewas.

Baca: Bayi Ditemukan Selamat Setelah 4 Hari Tertimbun Bangunan di Nairobi 

Akan tetapi penelitian itu tidak mengungkap berapa banyak ibu atau orangtua yang benar-benar membunuh bayinya yang dilahirkan dalam kondisi cacat.

Namun, wartawan BBC mendapatkan informasi bahwa tindakan pembunuhan terhadap bayi-bayi atau janin cacat umumnya dilakukan secara rahasia dan sering kali tidak dilaporkan.

Di Kenya, tindakan semacam itu dinyatakan ilegal.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bayicacatibuKenya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Politisi AfD Dilarang Berbicara di Kongres Gereja Protestan Jerman
Tulisan selanjutnya Tsunami Palu dan Donggala, Sejumlah Korban Meninggal, Kondisi Darurat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Berita
11 Oktober 2026 23:14
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?