Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tidak Aman, Pengungkap Dugaan Korupsi Presiden Jacob Zuma Tinggalkan Afsel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 September 2018 15:54 3:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 September 2018 15:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua orang pembocor email-email yang mengungkap dugaan korupsi pejabat-pejabat tinggi Afrika Selatan telah meninggalkan negara mereka kharena khawatir pihak berwenang tidak dapat melindungi nyawanya.

Email yang mereka bocorkan, mendorong dilakukannya penyelidikan oleh aparat hukum perihal dugaan korupsi selama Jacob Zuma menjabat presiden Afrika Selatan.

Dalam kesaksian dramatis, pengacara Brian Currin mengatakan dirinya membantu kedua orang itu, yang membocorkan ratusan ribu surat elektronik, melarikan diri.

Afsel Memulai Penyelidikan Dugaan Korupsi Eks Presiden Jacob Zuma

Eks Kepala Intelijen Afsel: Ada Hubungan Erat antara Zuma dan Keluarga Gupta

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kedua orang tersebut, yang masih takut untuk kembali ke negaranya, tidak dapat mempercayai pihak kepolisian, imbuh pengacara itu seperti dilansir BBC Kamis (27/9/2018).

Ribuan email yang disimpan dalam sebuah hard drive diselundupkan keluar Afrika Selatan tahun lalu untuk diverifikasi oleh pihak independen.

Email-email itu, yang sekarang diungkapkan ke publik lewat media, menunjukkan konspirasi korup yang melibatkan Jacob Zuma, putranya, para menterinya dan pegawai-pegawai sipil pemerintah, serta keluarga miliarder Gupta asal India. Semua membantah telah melakukan kesalahan.

Sekarang, penyelidikan korupsi yang melibatkan orang-orang itu masih terus berlangsung.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nashirul Haq: “Lagi-lagi Rasa Peduli Kita Diuji”
Tulisan selanjutnya Pria Kenya Ini Dulu Bokek, Dapat Hadiah dari Facebook Sekarang Jadi Petani Jutawan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?