Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Turki Tak Akan Tinggalkan Suriah sampai Ada Pemilu

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 Oktober 2018 10:44 10:44 am
Ahmad
Dipublikasikan 5 Oktober 2018 10:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Recep Tayyip Erdogan, menekankan bahwa tentara Turki tidak akan meninggalkan Suriah, sampai warga di negeri yang sedang bergolak itu memiliki kesempatan untuk mengadakan pemilihan umum (Pemilu).

“Kapanpun rakyat Suriah mengadakan pemilu, kami akan meninggalkan Suriah untuk pemiliknya,” kata Erdogan di forum TRT World di Istanbul, kemarin, yang dilansir Aljazeera, Jumat (5/10/2018).

Sebelumnya, Turki mengirim pasukan pada Agustus 2016 untuk membebaskan daerah perbatasan dari kontrol Daesh.

Baca: Parlemen Turki Ratifikasi Mosi Pengiriman Tentara ke Iraq dan Suriah

Pasukan Turki meluncurkan operasi di wilayah Afrin, Suriah utara untuk memerangi pasukan Kurdi yang berafiliasi dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang dimasukkan dalam kelompok teroris.

Erdogan setuju dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membentuk zona demiliterisasi antara pasukan pembebasan dan pasukan rezim Suriah di Suriah utara.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Zona yang membantang antara 15 hingga 20 km itu diberlakukan mulai 15 Oktober 2018. Kendali keamanan zona itu akan dijamin oleh patroli militer Rusia dan Turki.

Baca: Turki Tambah Pasukan, Mengirim Tank ke Perbatasan Suriah 

Erdogan menambahkan bahwa Ankara tidak menemui kesulitan dalam melakukan pembicaraan dengan berbagai faksi pembebasan di provinsi Idlib di Suriah utara. Idlib merupakan benteng pertahanan terakhir yang dikuasai kelompok oposisi.

Hay’at Tahrir al-Syam, yang termasuk milisi yang sebelumnya dikenal sebagai Front al Nusrah, diyakini sebagai kelompok bersenjata paling kuat di Idlib.

Menurut Erdogan, Turki memantau Idlib dari 12 titik pengamatan. Sedangkan Rusia memiliki 10 titik pengamatan dan Iran memiliki enam titik.

“Mengamankan koridor ini berarti mengamankan Idlib,” katanya. “Dan kami telah mulai membentengi pos pengamatan kami.”

Bulan lalu, Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin mencapai kesepakatan untuk menciptakan zona bebas militer antara milisi pembebasan dan milisi pemerintah di Suriah utara, tulis Reuters.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfrinopoisisiPartai Pekerja KurdistanpembebasanpemiluPKKRecep Tayyip ErdogansuriahTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Mengklaim Jet Siluman Bisa Kalahkan Rudal S-300 Buatan Rusia
Tulisan selanjutnya Singapura Luncurkan Kartu Embakarsi Elektronik untuk Pendatang Asing

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?